Categories: Surabaya

Prof. Johan Silas Wafat di Usia 90 Tahun, Gagasannya Jadi Pedoman Pembangunan Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Kota Surabaya berduka mendalam. Pakar tata kota legendaris sekaligus akademisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof. Ir. Johan Silas, meninggal dunia pada usia 90 tahun.

Beliau mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit (RS) Kemenkes Surabaya pada Senin (8/6) pukul 03.24 WIB.

Lebih dari sekadar nama besar, Johan Silas dikenang sebagai sosok yang selama puluhan tahun turut membentuk wajah dan arah pembangunan Surabaya melalui gagasan-gagasannya yang visioner dan selalu berpusat pada kepentingan masyarakat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Surabaya, Maria Theresia Ekawati Rahayu yang akrab disapa Yayuk, menyatakan bahwa almarhum adalah salah satu tokoh paling berpengaruh dalam perjalanan pembangunan Kota Pahlawan.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari bangunan fisik, tetapi juga dari cara pandang yang menjadikan manusia sebagai inti setiap kebijakan.

“Beliau memiliki kontribusi besar dalam perjalanan pembangunan Kota Surabaya. Sebagai arsitek dan akademisi, Prof. Johan tidak hanya dikenal karena keilmuannya, tetapi juga karena dedikasinya yang panjang dalam memberikan pemikiran dan arah bagi penataan kota yang lebih baik,” ungkap Yayuk, Selasa (9/6).

Salah satu warisan nyata pemikirannya adalah konsep Rumah Susun Sombo atau Rusunawa Sombo.

Gagasan ini menjadi tonggak awal penataan permukiman yang layak dan berkelanjutan, membuktikan bahwa pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas hidup, bukan sekadar mendirikan bangunan.

Pengaruh beliau juga terasa dalam berbagai kebijakan tata ruang perkotaan. Hingga akhir hayatnya, almarhum tetap aktif memberikan sumbangan pemikiran, antara lain sebagai Penasihat Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Surabaya untuk menjaga identitas sejarah kota.

Di bidang perumahan, sebagai Komisaris PT Yekape, beliau mendorong terwujudnya kawasan hunian ramah lingkungan seperti Eco Medayu dan Eco Wonosakti.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perkuat Ketahanan Pangan, Warga Surabaya Manfaatkan Ikan Air Payau, Mudah Didapat dan Bergizi Tinggi

Pemkot Surabaya terus mendorong masyarakat menerapkan pola konsumsi pangan yang beragam, tidak lagi bergantung pada…

3 hours ago

Disanksi KFA Tak Boleh Melatih 10 Tahun di Korsel, Shin Tae-yong Tegaskan Tak Ada Masalah Latih Persija

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akhirnya angkat suara terkait polemik sanksi berat yang dijatuhkan Federasi…

3 hours ago

Gol Bunuh Diri Jadi Penentu Kemenangan Persebaya atas Persija di Piala Presiden 2026

Persebaya Surabaya berhasil meraih kemenangan berharga di laga Grup B Piala Presiden 2026. Bermain di…

4 hours ago

Soroti Pengisian Aplikasi Potensi Desa, Kejati Jatim Gandeng SMSI untuk Sosialisasi

Sinergi antar insan pers dan aparat penegak hukum di Jawa Timur terus diperkuat. Pengurus Serikat…

12 hours ago

Mangrove Eco Run Ajak Masyarakat Olahraga di Tengah Hutan Bakau Sekaligus Lestarikan Alam

Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia sekaligus HUT ke-3 Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya, digelar…

12 hours ago

Petugas Parkir dan Debt Collector Bentrok di Kafe Basuki Rahmat Surabaya, Saling Serang dengan Sajam, 3 Terluka

Kericuhan terjadi antara penagih utang atau debt collector (DC) dengan petugas parkir di halaman parkir…

21 hours ago

This website uses cookies.