Penghuni Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya saat berkegiatan di area asrama. AMN membuka pendaftaran asrama bagi maba jalur SNBP dan SNBT 2026 pada April hingga Juni. (Foto: Ahmad/METROTODAY)
METROTODAY, SURABAYA – Menjelang tahun ajaran baru, Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya resmi membuka pendaftaran bagi mahasiswa baru melalui jalur SNBP dan SNBT tahun 2026.
Proses rekrutmen ini telah dimulai sejak April dan dijadwalkan akan berlangsung hingga Juni mendatang.
Direktur Eksekutif AMN Surabaya, Dhian Satria Yudha Kartika, menjelaskan bahwa kuota penerimaan akan disesuaikan dengan arahan dari Kemendikbudristek serta kapasitas asrama yang tersedia.
Ia mendorong para calon mahasiswa untuk segera melakukan pendaftaran akun meski hasil seleksi kampus belum diumumkan.
“Secara resmi kami nanti akan berkoordinasi mendapatkan arahan dari Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Akan tetapi semua akan disesuaikan dengan jumlah kapasitas asrama. Bagi yang masih berjuang di SNBT, tidak apa-apa membuat akun dulu, siapa tahu diberikan yang terbaik untuk bisa bergabung di AMN,” tuturnya, Minggu (14/4).
Untuk dapat bergabung, calon penghuni wajib memenuhi persyaratan utama, yakni telah diterima di salah satu dari empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mitra di Surabaya, yaitu Unair, ITS, Unesa, atau UPN Veteran Jawa Timur.
“Syarat wajib itu harus lulus dan diterima dulu di keempat PTN tersebut. Berikutnya adalah pemberkasan yang meliputi nilai rapor, kesehatan, dan data orang tua. Nantinya akan ada serangkaian seleksi mulai dari administrasi, psikologi, wawancara, hingga pleno bersama keempat PTN,” jelas Dhian.
Saat ini, AMN Surabaya memiliki kapasitas tampung mencapai 348 orang. Salah satu daya tarik utama asrama ini adalah fasilitasnya yang sangat lengkap dan dibiayai sepenuhnya oleh negara, mulai dari kebutuhan akademis hingga penunjang hidup sehari-hari.
“Fasilitas asrama banyak banget. Mulai dari ruang serbaguna, kantin, laboratorium bahasa, perpustakaan, lab kewirausahaan, ruang mural, hingga lapangan olahraga. Semua gratis diberikan oleh negara. Termasuk techno water untuk kebutuhan air minum sehari-hari juga free,” tuturnya.
Meski masa tinggal di asrama dibatasi selama dua tahun, para penghuni akan mendapatkan beasiswa pembiayaan hingga empat tahun masa studi. Program pendampingan di AMN terbukti efektif, di mana angkatan pertama mencatatkan tingkat kelulusan tepat waktu yang sangat tinggi.
“Saat ini sudah ada angkatan keempat. Kabar baiknya, dari angkatan pertama ada 92 persen yang lulus tepat waktu bulan Juni nanti. Dari total 341 mahasiswa, ada 305 yang sukses lulus tepat waktu. Itu bentuk pendampingan dari kita agar adik-adik bisa sukses dalam studi,” pungkasnya. (ahm)
Aksi nekat pengendara sepeda motor yang melintas di atas jalur rel kereta api kawasan Sidotopo…
Luberan lumpur Sidoarjo kembali menjadi perhatian setelah tanggul di titik P10D mengalami kebocoran sejak Jumat…
Sejarah terkadang bekerja dengan cara yang luar biasa misterius, seolah menolak disebut sebagai kebetulan belaka.…
Publik Amerika Serikat tengah dikejutkan oleh satu kasus domestik paling mengerikan dan ekstrem sepanjang tahun…
Piala Dunia 2026 menjadi momen bersejarah bagi Mexico City. Ibu kota Meksiko ini akan kembali…
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kertajaya, Surabaya, Senin (13/7). Sebuah mobil SUV Honda CR-V menabrak…
This website uses cookies.