Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Wawali, Armuji. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) untuk mengisi kursi kosong di DPRD Kota Surabaya yang ditinggalkan Almarhum Adi Sutarwijono resmi mulai berjalan. Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memastikan tahapan awal telah dilalui dan kini memasuki proses administrasi lanjutan.
Armuji mengungkapkan, surat rekomendasi PAW telah diterima dari DPP PDIP dan telah ditandatangani untuk segera diajukan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya.
“PAW alhamdulillah sudah, suratnya sudah turun. Kemarin juga sudah kami teken untuk pengajuan ke KPU,” ujarnya, Senin (6/4).
Setelah dokumen diterima pihak KPU, proses selanjutnya akan berlanjut sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari verifikasi administrasi hingga penerbitan Surat Keputusan (SK) oleh Gubernur Jawa Timur sebagai dasar pelantikan.
“Prosesnya nanti ke KPU, kemudian keluar SK Gubernur. Administrasi yang diperlukan sedang dilengkapi oleh sekretariat,” jelasnya.
Armuji menegaskan, apabila seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, tahapan berikutnya adalah pelaksanaan rapat paripurna DPRD Surabaya sebagai momen formal penetapan anggota baru tersebut.
“Kalau semua sudah memenuhi syarat, pasti akan diparipurnakan,” tegasnya.
Berdasarkan mekanisme dan urutan peringkat suara, nama Anas Karno disebut-sebut sebagai calon kuat yang akan mengisi kursi yang ditinggalkan Almarhum Adi Sutarwijono.
Sambil menunggu proses administrasi berjalan, Armuji yang akrab disapa Cak Ji juga menegaskan bahwa saat ini fokus hanya pada pengisian kursi anggota, belum termasuk pembahasan mengenai posisi Ketua DPRD.
“Ini yang PAW ya. Kalau untuk Ketua DPRD belum,” ujar Cak Ji.
Dengan berjalannya proses PAW ini, diharapkan kekosongan kursi di legislatif dapat segera terisi sehingga fungsi legislasi, pengawasan, dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, serta menjaga stabilitas politik di Kota Pahlawan.
Di sisi lain, Armuji menekankan pentingnya menjaga komunikasi politik yang harmonis antarpartai di Surabaya. Menurutnya, hubungan baik yang terjalin selama ini menjadi modal penting dalam mendukung kelancaran roda pemerintahan dan pembangunan kota.
“Namanya sesama ketua partai di Surabaya, kita menjaga kebersamaan untuk membangun kota ini. Saya sebagai wakil wali kota tentu bisa berkomunikasi dengan semua partai,” katanya.
Ia bahkan menyinggung kedekatan personal dengan sejumlah tokoh lintas partai yang telah terjalin sejak lama, termasuk rekan-rekan yang berasal dari angkatan 99 yang kini masih aktif baik di legislatif maupun eksekutif. (ahm)
Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sorotan. Itu menyusul beredarnya video yang menampilkan sejumlah sepeda motor…
Senin (6/4), Pemprov Jatim secara resmi meluncurkan gerakan hemat energi sekaligus memetakan potensi kekeringan ekstrem…
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam meningkatkan…
Pemkot Surabaya terus mendorong kebijakan yang berpihak pada warga ber-KTP Surabaya. Berbagai strategi dilakukan, mulai…
Persebaya Surabaya siap tampil all out saat bertandang ke markas Persija Jakarta dalam lanjutan Liga…
Genderang perang di Timur Tengah tampaknya belum akan reda dalam waktu dekat. Teheran secara tegas…
This website uses cookies.