27 March 2026, 0:34 AM WIB

Kesiapan Masinis dan Asisten di Tengah Kepadatan Perjalanan KA selama Arus Mudik

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan kesiapan seluruh personelnya, terutama masinis dan asisten masinis.

Untuk melayani operasional 47 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, pengawasan terhadap kondisi fisik dan mental kru kereta api ditingkatkan demi menjamin keselamatan penumpang.

Untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat, PT KAI Daop 8 mengoperasikan sebanyak 47 perjalanan KA jarak jauh setiap hari, yang terdiri dari 37 KA reguler dan 10 KA tambahan yang tersebar di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa meskipun frekuensi perjalanan meningkat, kebutuhan masinis telah diperhitungkan dengan matang tanpa perlu menambah personel baru, melainkan melalui optimalisasi kru yang ada dan koordinasi antar Daop.

“Kalau tambah (masinis dan asisten) nggak, jadi memang itu kan kebutuhannya memang sudah diperhitungkan ya. Biasanya kan kereta itu bolak-balik, jadi tidak perlu kita menambah tetapi bisa dicover dari Daop-daop sebelah. Tetapi yang bisa dipastikan adalah kami memastikan bahwa mereka dalam kondisi fisik dan mental yang siap untuk melayani penumpang di angkutan lebaran ini,” tuturnya, Kamis (26/3).

WhatsApp Image 2026-03-26 at 20.39.55 (1)
Masinis dan asisten saat menjalani asesmen sebelum mengoperasikan kereta api. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Selain kesiapan mental, pengaturan jadwal kerja dan istirahat menjadi prioritas utama. Mahendro menegaskan tidak ada kru yang dipaksa bekerja di luar batas kemampuan mereka. KAI juga telah menyiapkan personel cadangan untuk mengantisipasi situasi tidak terduga di lapangan.

Sebelum diizinkan memegang kemudi lokomotif, setiap masinis dan asisten masinis wajib menjalani serangkaian asesmen ketat mulai dari 90 menit sebelum keberangkatan. Pemeriksaan ini meliputi cek suhu tubuh, tekanan darah, hingga tes alkohol.

“Hal ini penting untuk memastikan bahwa petugas berada dalam kondisi yang sehat dan prima. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan berdinas dan harus diganti dengan petugas lain. Mereka juga menjalani wawancara SOP serta tes tunjuk sebut semboyan perkeretaapian sebelum menerima dokumen perjalanan,” terangnya.

Sementara itu hingga Kamis, 26 Maret 2026, volume penumpang di wilayah Daop 8 terpantau masih sangat tinggi. Diproyeksikan sebanyak 48.816 penumpang memadati stasiun hari ini, dengan rincian 28.973 penumpang tiba dan 19.843 penumpang berangkat.

Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tersibuk dengan melayani lebih dari 14 ribu penumpang, disusul Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Malang. Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga jadwal perjalanan terakhir malam nanti. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Memasuki puncak arus balik Lebaran 2026, PT KAI Daop 8 Surabaya memastikan kesiapan seluruh personelnya, terutama masinis dan asisten masinis.

Untuk melayani operasional 47 perjalanan kereta api jarak jauh setiap hari, pengawasan terhadap kondisi fisik dan mental kru kereta api ditingkatkan demi menjamin keselamatan penumpang.

Untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat, PT KAI Daop 8 mengoperasikan sebanyak 47 perjalanan KA jarak jauh setiap hari, yang terdiri dari 37 KA reguler dan 10 KA tambahan yang tersebar di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa meskipun frekuensi perjalanan meningkat, kebutuhan masinis telah diperhitungkan dengan matang tanpa perlu menambah personel baru, melainkan melalui optimalisasi kru yang ada dan koordinasi antar Daop.

“Kalau tambah (masinis dan asisten) nggak, jadi memang itu kan kebutuhannya memang sudah diperhitungkan ya. Biasanya kan kereta itu bolak-balik, jadi tidak perlu kita menambah tetapi bisa dicover dari Daop-daop sebelah. Tetapi yang bisa dipastikan adalah kami memastikan bahwa mereka dalam kondisi fisik dan mental yang siap untuk melayani penumpang di angkutan lebaran ini,” tuturnya, Kamis (26/3).

WhatsApp Image 2026-03-26 at 20.39.55 (1)
Masinis dan asisten saat menjalani asesmen sebelum mengoperasikan kereta api. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Selain kesiapan mental, pengaturan jadwal kerja dan istirahat menjadi prioritas utama. Mahendro menegaskan tidak ada kru yang dipaksa bekerja di luar batas kemampuan mereka. KAI juga telah menyiapkan personel cadangan untuk mengantisipasi situasi tidak terduga di lapangan.

Sebelum diizinkan memegang kemudi lokomotif, setiap masinis dan asisten masinis wajib menjalani serangkaian asesmen ketat mulai dari 90 menit sebelum keberangkatan. Pemeriksaan ini meliputi cek suhu tubuh, tekanan darah, hingga tes alkohol.

“Hal ini penting untuk memastikan bahwa petugas berada dalam kondisi yang sehat dan prima. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan berdinas dan harus diganti dengan petugas lain. Mereka juga menjalani wawancara SOP serta tes tunjuk sebut semboyan perkeretaapian sebelum menerima dokumen perjalanan,” terangnya.

Sementara itu hingga Kamis, 26 Maret 2026, volume penumpang di wilayah Daop 8 terpantau masih sangat tinggi. Diproyeksikan sebanyak 48.816 penumpang memadati stasiun hari ini, dengan rincian 28.973 penumpang tiba dan 19.843 penumpang berangkat.

Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tersibuk dengan melayani lebih dari 14 ribu penumpang, disusul Surabaya Pasar Turi dan Stasiun Malang. Jumlah ini diprediksi masih akan terus bertambah hingga jadwal perjalanan terakhir malam nanti. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait