METROTODAY, SURABAYA – Puncak arus balik pada masa angkutan Lebaran 2026 di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya terjadi Selasa (24/3), sebanyak 30.853 penumpang yang tiba atau turun di seluruh stasiun wilayah Daop 8.
Sejak pagi hingga sore penumpang kereta api seperti di Stasiun Surabaya Gubeng terus mengalami peningkatan. Kedatangan penumpang mendominasi dibandingkan keberangkatan atau penumpang yang naik.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan distribusi penumpang di dua stasiun utama di Surabaya.
“Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang tertinggi dengan ada jumlah 10.139 penumpang yang turun, disusul untuk Stasiun Surabaya Pasar Turi ada 9.443 penumpang yang turun atau tiba,” ujarnya, Selasa (24/3).
Menurut Mahendro, penumpang yang turun di Stasiun Surabaya Gubeng didominasi dari Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Sedangkan di Stasiun Pasar Turi Surabaya, penumpang berasal dari Jakarta, Semarang, dan Bandung.
Namun demikian, angka keberangkatan juga masih cukup tinggi, dengan 23.261 penumpang yang akan berangkat hari ini. Angka tersebut diprediksi akan terus meningkat mengingat penjualan tiket masih dibuka dan ada keberangkatan kereta api hingga tengah malam.
“Secara kumulatif, periode angkutan Lebaran mulai tanggal 11 Maret hingga 24 Maret telah melayani total 633.000 penumpang, dengan rincian 339.000 penumpang berangkat dan 294.000 penumpang tiba,” jelasnya.
Untuk update penjualan tiket, dari total 561.000 tiket yang disediakan, hingga saat ini sudah terjual sebanyak 452.000 tiket atau sekitar 80 persen dari total tempat duduk.
PT KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat yang masih ingin bepergian menggunakan kereta api pada akhir masa libur Lebaran untuk segera melakukan pembelian atau pemesanan tiket melalui channel resmi KAI maupun mitra kerjasamanya. (ahm)


