METROTODAY, SURABAYA – Jelang Idul Fitri, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus dipadati penumpang kapal laut yang hendak mudik ke sejumlah wilayah di Jawa Timur dan sekitarnya. Berdasarkan data yang dihimpun hingga Rabu (18/3) malam, sebanyak 79.934 orang telah tiba di pelabuhan tersebut dan 25.630 orang telah naik kapal.
Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) menyatakan kesiapan penuh dalam menghadapi lonjakan penumpang. Sebanyak 39 unit armada kapal disiapkan untuk melayani mobilitas masyarakat yang diperkirakan meningkat selama masa mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H/2026.
Armada tersebut terdiri dari 11 kapal penumpang, 27 kapal Ro-Ro, dan 1 kapal perintis yang dioperasikan oleh enam perusahaan pelayaran sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran layanan transportasi laut.
Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menyampaikan bahwa seluruh fasilitas di Terminal Penumpang GSN telah disiapkan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi para penumpang.

“Selain memastikan kesiapan operasional kapal, kami juga melakukan peningkatan fasilitas penunjang guna memberikan kenyamanan bagi para pemudik yang menggunakan transportasi laut melalui Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Ana pada Kamis (19/3).
Pihaknya mencatat sebanyak 124 kapal telah tiba dan 123 kapal berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, dengan rata-rata kunjungan kapal mencapai sekitar 16 kapal per hari.
“Sejumlah rute pelayaran diprediksi menjadi tujuan favorit para pemudik dari Pelabuhan Tanjung Perak, antara lain Makassar, Balikpapan, Lembar, Kumai, dan Sampit,” tuturnya.
Kedatangan penumpang tertinggi tercatat pada H-8 Lebaran sebanyak 8.235 orang, sedangkan keberangkatan tertinggi terjadi pada H-11 Lebaran dengan jumlah 4.695 penumpang.
Pelabuhan Balikpapan menjadi daerah asal penumpang terbanyak yang tiba di Surabaya dengan jumlah 12.501 orang atau sekitar 26,71 persen dari total penumpang turun.
Sementara itu, tujuan keberangkatan terbanyak adalah Pelabuhan Lembar dengan jumlah 4.571 penumpang atau sekitar 22,28 persen dari total penumpang berangkat. (ahm)


