METROTODAY, SURABAYA – Gudang pabrik pengolahan ikan dan udang di kawasan Margomulyo Nomor 4E, Tandes Surabaya mengalami kebakaran, Senin (16/3). Atas kejadian tersebut produksi di pabrik tersebut berhenti sementara.
Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim mengatakan objek yang terbakar adalah panel listrik di gudang permanen dengan luas bangunan 200 x 100 meter persegi, sedangkan luas area yang terbakar hanya 2 x 2 meter persegi.
“Penyebab kebakaran adalah konsleting listrik,” ujarnya.
Ketika petugas tiba di lokasi, api sudah tidak terlihat namun masih ada kepulan asap di dalam gudang. Penanganan pemadaman dan pembasahan dilakukan.
“Kami berhasil menanganinya dengan cepat sehingga tidak terjadi penyebaran api ke area lain. Meskipun luas yang terbakar tidak besar, namun suhu di dalam ruangan mencapai 30 derajat Celcius sehingga produksi di gudang harus sementara terhenti,” tutur Rokhim.
Rokhim juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di gudang milik Bumi Menara Internusa (BMI)1 tersebut. “Tidak ada korban jiwa maupun luka yang terjadi akibat insiden ini,” ungkapnya.
Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Barat, dan TGC Barat. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Gudang pabrik pengolahan ikan dan udang di kawasan Margomulyo Nomor 4E, Tandes Surabaya mengalami kebakaran, Senin (16/3). Atas kejadian tersebut produksi di pabrik tersebut berhenti sementara.
Kabid Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim mengatakan objek yang terbakar adalah panel listrik di gudang permanen dengan luas bangunan 200 x 100 meter persegi, sedangkan luas area yang terbakar hanya 2 x 2 meter persegi.
“Penyebab kebakaran adalah konsleting listrik,” ujarnya.
Ketika petugas tiba di lokasi, api sudah tidak terlihat namun masih ada kepulan asap di dalam gudang. Penanganan pemadaman dan pembasahan dilakukan.
“Kami berhasil menanganinya dengan cepat sehingga tidak terjadi penyebaran api ke area lain. Meskipun luas yang terbakar tidak besar, namun suhu di dalam ruangan mencapai 30 derajat Celcius sehingga produksi di gudang harus sementara terhenti,” tutur Rokhim.
Rokhim juga memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran di gudang milik Bumi Menara Internusa (BMI)1 tersebut. “Tidak ada korban jiwa maupun luka yang terjadi akibat insiden ini,” ungkapnya.
Unsur yang terlibat dalam penanganan meliputi DPKP Kota Surabaya, BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Barat, dan TGC Barat. (ahm)