Categories: Surabaya

Pura Agung Jagat Karana Gelar Ngaturan Ngayah Persiapan Nyepi di Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. Ratusan umat Hindu dari berbagai penjuru kota turun dalam kegiatan ngaturan ngayah atau kerja bakti massal.

Seluruh persiapan sarana dan prasarana di upacara terdekat, yakni Melasti pada pekan depan dipastikan siap.

Persiapan Melasti di pura tersebut meliputi pembersihan area pura dan lain sebagainya dimulai sejak pagi. Mulai membersihkan bangunan fisik, membuat tempat banten atau sesajen hingga lain sebagainya.

Menurut Ketua Panitia Melasti I Gusti Gede Sudarmawan, antusiasme umat Hindu Surabaya dalam menyambut rangkaian Nyepi tahun ini cukup tinggi. Seluruh umat, lintas usia terlibat di masing-masing tugasnya.

”Pas Minggu juga, jadi semua terlibat. Mulai pengurus sektor, karang taruna sampai yang anak-anak juga dilibatkan,” ujar Sudarmawan, Senin (9/3).

Persiapan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi 1947 Saka mulai bergeliat di Pura Agung Jagat Karana, Surabaya. (Foto: Ahmad/Metrotoday)

Ia menambahkan, di momen ngaturan ngayah itu, umat dibagi ke dalam beberapa bidang kerja.

Mulai dari bidang wewangunan yang bertugas menyiapkan hiasan dan dekorasi pura. Sementara bidang serati fokus mempersiapkan banten atau sesajen untuk keperluan upacara. Sudarmawan menjelaskan, koordinasi umat dilakukan melalui ketua sektor di masing-masing kecamatan se-Surabaya.

”Semua ini bagian dari rangkaian Nyepi dan Tahun Baru Caka,” jelasnya. Rangkaian Nyepi di Surabaya terdiri atas beberapa tahapan. Diawali dengan upacara Matur Pinaringan. Lalu dilanjutkan kegiatan ngayah dan persiapan sarana upacara.

Kemudian puncak prosesi Melasti sebagai ritual penyucian diri dan alam semesta. Setelah Melasti, umat akan menjalani Tawur Kesanga disertai pawai ogoh-ogoh, sebelum akhirnya memasuki Catur Brata Penyepian pada Hari Raya Nyepi.

”Usai Nyepi, baru berlanjut piodalan atau hari jadi pura di Pura Agung Jagat Karana,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sidoarjo Jadi Kabupaten STBM 5 Pilar, Bukti Budaya Hidup Bersih di Masyarakat

Upaya panjang Pemkab Sidoarjo membangun budaya hidup bersih dan sehat akhirnya membuahkan hasil. Resmi menyandang…

20 hours ago

Harkopnas ke-79, Momentum Serukan Kebangkitan Koperasi sebagai Pilar Ekonomi Nasional

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sukses menyelenggarakan acara Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tingkat…

22 hours ago

Isu HIV di Kalangan Pelajar Merupakan Akumulasi Kasus, Dinkes Sidoarjo: Edukasi dan Pendampingan Harus Jadi Prioritas

Isu yang menyebut ratusan pelajar di Kabupaten Sidoarjo terjangkit HIV sempat memicu keresahan masyarakat. Bahkan…

1 day ago

70 Persen Wabah Baru dari Hewan, Surabaya Perkuat Pencegahan Zoonosis Termasuk Leptospirosis dan Rabies

Sekitar 70 persen penyakit menular baru yang berpotensi wabah berasal dari hewan. Menjawab ancaman itu,…

1 day ago

Mentan Amran Janji Bayar Rp 100 Miliar Jika Benih Jagung ITS Hasilkan 10 Ton per Hektare

Kementerian Pertanian RI memberikan dukungan nyata hilirisasi riset perguruan tinggi dengan membeli sejumlah alat pertanian…

1 day ago

Muatan Berat dan Jalan Miring, Tossa Tercebur ke Sungai di Kenjeran Surabaya, Pengemudi Selamat

Sebuah kendaraan roda tiga atau tossa bernomor polisi L 3539 EX yang mengangkut material bangunan…

2 days ago

This website uses cookies.