Rencananya jalan di Tanjungsari akan dibeton seperti di kawasan Demak Surabaya. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Jalan Tanjungsari, Surabaya yang kerap mengalami banjir setiap musim hujan dan memiliki kondisi jalan berlubang, kini mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Penanganan genangan air diprioritaskan sebelum rencana peningkatan kualitas serta penguatan struktur jalan dilakukan.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menyampaikan bahwa penanganan di kawasan tersebut dilakukan secara bertahap untuk menjamin hasil yang optimal dan berkelanjutan.
“Kawasan Tanjungsari Surabaya itu memang mendapat perhatian khusus. Untuk tahun ini karena di sana kalau sedikit hujan, itu banjir, jadi kita selesaikan dulu genangannya,” ujar Syamsul pada Sabtu (28/2).
Ia menegaskan, perbaikan jalan tidak akan memberikan hasil yang efektif apabila persoalan genangan air belum diselesaikan secara menyeluruh. Menurutnya, pengaspalan hanya akan bersifat sementara jika akar masalah tidak diatasi.
“Karena nanti kalau diaspal, kalau tetap ada genangan, (jalan) masih tetap rusak terus,” ungkap mantan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya ini.
Syamsul menjelaskan, Jalan Tanjungsari direncanakan akan menggunakan konstruksi rigid beton. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan karakteristik lalu lintas di kawasan tersebut yang didominasi kendaraan berat serta adanya area industri.
“Jadi di Tanjungsari itu memang rencananya akan di-rigid beton, karena di sana juga yang melintas kendaraan-kendaraan berat dan ada kawasan industri juga di sana,” jelasnya.
Meski demikian, Syamsul menekankan bahwa realisasi konstruksi rigid beton masih harus menunggu penyelesaian penanganan banjir yang tengah berjalan.
Selain itu, Pemkot Surabaya akan membangun infrastruktur pendukung untuk mengatasi genangan secara permanen.
“Sementara kita selesaikan banjirnya dulu di tahun (2026) ini, karena di sana akan dibangun box culvert besar-besar. Termasuk ada rumah pompa juga untuk mengalirkan air dari kawasan Tanjungsari,” ungkapnya.
Syamsul memastikan, setelah persoalan genangan dapat dituntaskan, pembangunan jalan rigid beton di kawasan Jalan Tanjungsari akan segera direalisasikan.
“Kalau akhirnya (genangan) sudah bisa kita selesaikan, Insyaallah yang rigid-nya itu kita realisasikan,” pungkasnya. (ahm)
Menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tancap gas memperbaiki…
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat dalam sebuah forum…
MENURUT ilmu tasawuf, karomah atau kelebihan Mbah Ud atau KH. Ali Mas’ud ini adalah kelebihan…
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan truk kontainer terjadi di Jalan Tambak Osowilangun, Surabaya,…
Jelang operasional angkutan Lebaran 2026, KAI Logistik melakukan pengiriman 12 unit lokomotif dari Pulau Sumatera…
Peringatan pertempuran laut Jawa yang menewaskan 915 tentara Angkatan Laut Belanda pada 27 Februari 1942…
This website uses cookies.