21 February 2026, 5:48 AM WIB

Pedagang Pasar Tumpah Surabaya Dilokalisir di Pasar Tembok Dukuh, Khusus KTP Surabaya

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya segera melakukan penertiban dan pengembalian fungsi Pasar Tembok Dukuh. Sebagai tahap awal, pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada para pedagang mulai Kamis (19/2).

Sosialisasi dilakukan oleh jajaran perangkat daerah (PD) mulai dari dinas terkait, kecamatan, hingga PT Pasar Surya (Perseroda). Camat Bubutan, Ferdhie Ardiansyah, menyampaikan bahwa sosialisasi ditujukan kepada pedagang baik yang berada di dalam maupun luar area Pasar Tembok Dukuh.

“Ya, kita melakukan sosialisasi bahwasanya yang ada di dalam Pasar Tembok ini ada 148 stand, yang aktif hanya beberapa, itu sekitar 21 atau 22 saja. Nah, ini kita mencoba untuk menata kembali ya,” jelas Ferdhie.

Menurutnya, penertiban bertujuan untuk menata kembali pasar yang selama ini hanya sebagian stand yang digunakan secara optimal. Dengan total kapasitas 148 stand namun hanya 21 yang aktif, pihaknya berencana memanfaatkan ruang yang kosong untuk pedagang pasar tumpah.

WhatsApp Image 2026-02-19 at 22.01.10 (1)
Pihak kecamatan Bubutan dan dinas terkait saat melakukan sosialisasi di pasar Tembok Dukuh. Rencana pedagang akan lokalisir di dalam untuk ketertiban dan kenyamanan. (Foto: istimewa)

“Karena kan total ada 148 stand, kalau misalnya (yang terpakai) cuma 21, jadi ada 120 stand yang kosong, ini kan sangat eman (disayangkan). Nah, dengan begitu kita bisa masukkan para pedagang pasar tumpah ini ke Pasar Tembok Dukuh,” terangnya.

Ferdhie juga menyampaikan rencana pemindahan pedagang ayam potong yang saat ini berada di dalam pasar ke lokasi khusus. “Nah, dengan adanya sosialisasi ini kita sampaikan juga kepada para pedagang potong ayam ini, agar mereka bisa ditempatkan di pasar khusus para pedagang potong ayam,” ujarnya.

Selain sosialisasi, Pemkot juga akan melakukan pendataan dengan ketentuan bahwa hanya pedagang yang memiliki KTP Surabaya yang dapat menempati stand di Pasar Tembok Dukuh. “Jadi khusus untuk (pedagang) ber-KTP Surabaya. Kalau dari luar Surabaya memang tidak bisa,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan bersama Satpol PP Kota Surabaya dan PT Pasar Surya selama sebulan ke depan dengan harapan penertiban dapat segera terlaksana. “Kita lakukan sosialisasi dalam bulan ini ya. Harapannya, di bulan depan itu sudah bisa kita tertibkan para pedagang ini,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Pemkot Surabaya segera melakukan penertiban dan pengembalian fungsi Pasar Tembok Dukuh. Sebagai tahap awal, pihaknya mulai melakukan sosialisasi kepada para pedagang mulai Kamis (19/2).

Sosialisasi dilakukan oleh jajaran perangkat daerah (PD) mulai dari dinas terkait, kecamatan, hingga PT Pasar Surya (Perseroda). Camat Bubutan, Ferdhie Ardiansyah, menyampaikan bahwa sosialisasi ditujukan kepada pedagang baik yang berada di dalam maupun luar area Pasar Tembok Dukuh.

“Ya, kita melakukan sosialisasi bahwasanya yang ada di dalam Pasar Tembok ini ada 148 stand, yang aktif hanya beberapa, itu sekitar 21 atau 22 saja. Nah, ini kita mencoba untuk menata kembali ya,” jelas Ferdhie.

Menurutnya, penertiban bertujuan untuk menata kembali pasar yang selama ini hanya sebagian stand yang digunakan secara optimal. Dengan total kapasitas 148 stand namun hanya 21 yang aktif, pihaknya berencana memanfaatkan ruang yang kosong untuk pedagang pasar tumpah.

WhatsApp Image 2026-02-19 at 22.01.10 (1)
Pihak kecamatan Bubutan dan dinas terkait saat melakukan sosialisasi di pasar Tembok Dukuh. Rencana pedagang akan lokalisir di dalam untuk ketertiban dan kenyamanan. (Foto: istimewa)

“Karena kan total ada 148 stand, kalau misalnya (yang terpakai) cuma 21, jadi ada 120 stand yang kosong, ini kan sangat eman (disayangkan). Nah, dengan begitu kita bisa masukkan para pedagang pasar tumpah ini ke Pasar Tembok Dukuh,” terangnya.

Ferdhie juga menyampaikan rencana pemindahan pedagang ayam potong yang saat ini berada di dalam pasar ke lokasi khusus. “Nah, dengan adanya sosialisasi ini kita sampaikan juga kepada para pedagang potong ayam ini, agar mereka bisa ditempatkan di pasar khusus para pedagang potong ayam,” ujarnya.

Selain sosialisasi, Pemkot juga akan melakukan pendataan dengan ketentuan bahwa hanya pedagang yang memiliki KTP Surabaya yang dapat menempati stand di Pasar Tembok Dukuh. “Jadi khusus untuk (pedagang) ber-KTP Surabaya. Kalau dari luar Surabaya memang tidak bisa,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa sosialisasi akan terus dilakukan bersama Satpol PP Kota Surabaya dan PT Pasar Surya selama sebulan ke depan dengan harapan penertiban dapat segera terlaksana. “Kita lakukan sosialisasi dalam bulan ini ya. Harapannya, di bulan depan itu sudah bisa kita tertibkan para pedagang ini,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait