Categories: Surabaya

Saatnya Wartawan Mengabdi! PWI dan PMI Jatim Gelar Donor Darah Meriahkan HPN 2026

METROTODAY, SURABAYA – Donor darah dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026 PWI Jatim bekerja sama PMI Kota Surabaya di Gedung PWI Jatim, Sabtu (14/2/2026) berlangsung sukses. Kegiatan yang dimulai jam 08.00 itu , tim medis PMI Kota Surabaya sudah siap mulai pukul 07.30.

Terdapat 10 (sepuluh) tim medis yang dipimpin dr. Evelyn dari Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya melakukan pendaftaran, pemeriksaan hingga pelaksanaan donor bagi peserta yang lolos.

Kegiatan berlangsung semarak karena dipintu masuk sebelah selatan terdapat tenda dan kursi untuk antri peserta donor dihibur artis penyanyi Kota Surabaya. Para pengurus PWI dan panitia HPN 2026 PWI Jatim serta peserta donor menikmati hiburan nyanyian dan musik.

Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama pengurus Pusat PWI Erwin Muhammad dan beberapa peserta donor turut menyumbangkan lagu, menghibur duet dengan artis Surabaya. Sekitar pukul 12.00 pendaftaran dan kegiatan ditutup.

Seluruh tim medis bersama pengurus PWI Jatim dan hadirin yang ada menuju ruang pertemuan untuk melakukan pemotongan dan menikmati tumpeng “Selamat HPN 2026” PWI Jatim. “Mudah-mudahan apa yang kita lakukan ini mendapatkan berkah dari Allah SWT,” ujar Lutfil Hakim.

Kepada wartawan yang mewawancari di sela kegiatan, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim mengapresiasi kegiatan ini. “Ini bentuk wujud nyata pengabdian wartawan dan keluarganya untuk kemanusiaan. Jadi, tidak hanya tulisan atau pemberitaan,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan donor darah PWI Jatim rutin dilakukan setiap tahun. “Lebih sepuluh tahun kami lakukan kegiatan seperti ini. Pesertanya dari wartawan dan unsur mitra terkait seperti kepolisian, TNI dan lainnya,” ujarnya.

Ia berterimakasih kepada PMI Kota Surabaya dan semua pihak yang mendukung termasuk Yayasan Wings Peduli yang memberikan bingkisan kepada peserta donor.

Salahsatu peserta donor, Syaiful Anam yang juga Sekretaris PWI Jatim mengaku amat terkesan. “Karena seumur hidup baru kali ini bisa donor. Sebelumnya ingin donor tapi ditolak karena HB rendah,” ujarnya sambil tersenyum.

Menurut dokter, HB rendah biasanya disebabkan kecapekan, kurang minum air putih, ngopi dan merokok. “Maklumlah, kerja jurnalis sering tak ingat waktu istirahat. Mestinya sesuai saran dokter, sebelum donor harus istirahat yang cukup hingga badan fit,” tambahnya.

Donor darah menurut Syaiful Anam merupakan amal ikhlas. “Mereka yang tertolong dengan sumbangan darah kita, bahkan yang diselamatkan jiwanya, tidak dapat berterimakasih secara langsung. Tapi Allah Maha Mengetahui, semoga mendapat balasan dari-Nya,” pungkasnya. (MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Dari Anak Penjual Pecel hingga Sutradara Nasional, Bayu Skak Buktikan Bahasa Daerah Bisa Mendunia

Kesuksesan tidak selalu lahir dari ibu kota. Kalimat itu seolah menjadi gambaran perjalanan hidup Bayu…

8 hours ago

Koeman Angkat Tangan Usai Tim Oranye Rontok di Piala Dunia, Pilih Mundur Demi Keluarga

Kekalahan pelik dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan terakhir Ronald…

10 hours ago

State Capture dan Kebisuan Mimbar Akademik

SARASEHAN Kebangsaan KSTI 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center…

13 hours ago

Tegaskan Tidak Ada Campur Tangan Istana saat Muktamar, Gus Irfan: NU Bukan Barang Warisan yang Diperebutkan

Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang diagendakan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus…

18 hours ago

Menhaj Tutup Operasional Haji 2026, 202 Ribu Lebih Jemaah Sudah Dipulangkan, 367 Wafat di Tanah Suci

Seluruh rangkaian operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 resmi dinyatakan rampung Rabu (1/7) sore. Penutupan…

19 hours ago

Meksiko Ngeri-Ngeri Sedap, Pulangkan Ekuador dan Putus Kutukan 8 Kali Eliminasi

Timnas Meksiko akhirnya memutus kutukan panjang di fase gugur Piala Dunia setelah menumbangkan Ekuador dengan…

1 day ago

This website uses cookies.