Categories: Surabaya

Pemkot Surabaya Luncurkan Mobile Clinic Reproduksi Tekan Angka Kematian Ibu dan Anak

METROTODAY, SURABAYA – Tim Penggerak (TP) PKK Kota Surabaya memperkuat komitmen dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui peluncuran Indonesian Women’s Reproductive Mobile Clinic. Layanan klinik berjalan hasil kolaborasi Pemkot Surabaya dengan Waron Hospital dan Rotary diresmikan di Kantor PKK Jalan Tambaksari No. 11, Surabaya.

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Rini Indriyani, menyampaikan bahwa kehadiran mobil klinis ini menjadi solusi jemput bola bagi pemeriksaan ibu hamil, terutama kelompok berisiko tinggi.

“Ini adalah kolaborasi tiga pilar, Waron Hospital, Rotary, dan Pemkot Surabaya. Tujuannya jelas, agar ibu-ibu tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan spesialis. Kita ingin memastikan ibu sehat, bayi sehat, dan angka kematian ibu-anak terus menurun di Surabaya,” ujar Rini, Sabtu (14/2).

Pada peluncuran perdana, sebanyak 10 ibu hamil dari wilayah Tambaksari mendapatkan pemeriksaan USG gratis oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Obgyn). Sasaran utama program ini adalah ibu dengan faktor risiko seperti kehamilan usia 40 tahun ke atas, riwayat persalinan sesar berulang, jumlah anak banyak, serta kondisi medis tertentu seperti infeksi saluran kemih atau posisi janin sungsang.

“Tadi sempat ada temuan ibu hamil 7 bulan dengan posisi kepala bayi di atas. Karena ketahuan lebih awal melalui USG di sini, dokter bisa langsung memberi saran gerakan khusus agar posisi bayi kembali normal untuk persalinan alami,” tambahnya.

Rini juga memberikan pesan mengenai pentingnya kesehatan mental dan pemberian ASI eksklusif. “Ibu harus bahagia. Kalau ibunya senang, imun naik, bayinya pun ikut sehat. Jangan lupa nanti kalau sudah lahir, berikan ASI eksklusif karena itu hak anak yang paling murah namun paling berharga,” imbuhnya.

Dia berharap ibu hamil di Kota Pahlawan tidak perlu jauh-jauh ke rumah sakit untuk memantau kondisi janin dan mendeteksi dini masalah kehamilan. “Lewat program ini, kami ingin terus bergerak untuk menurunkan Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI/AKA) serta memastikan persalinan berjalan normal dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Waron Hospital, dr. Nikolas Dwi Susanto, M.Kes, mengungkapkan bahwa mobil ini merupakan klinik reproduksi terpadu yang diklaim sebagai salah satu konsep pertama di Indonesia.

Fasilitas yang tersedia antara lain pemeriksaan USG untuk kehamilan dan skrining tumor serta kanker payudara, skrining kanker serviks melalui pemeriksaan darah, papsmear, atau IVA test. Mobil juga dilengkapi tenda lipat dan layar monitor untuk penyuluhan nutrisi anak dan kesehatan keluarga, konsultasi kesehatan anak, hingga prosedur medis sederhana.

“Kami menyadari layanan kesehatan tidak boleh murni bisnis, harus ada sisi humanis. Kami memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologinya, sementara Pemkot melalui Dinas Kesehatan dan PKK memiliki datanya. Sinergi ini memastikan bantuan kami tepat sasaran,” ungkap dr. Nikolas.

Ke depan, Mobile Clinic dijadwalkan berkeliling ke kecamatan-kecamatan di Surabaya dua kali dalam sebulan, dengan target menjangkau minimal 25 lokasi dalam satu tahun. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Malam Tirakat HUT ke-81 RI, Bupati Subandi Berupaya Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, & Makmur

Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam…

3 hours ago

HUT Ke-81 RI di Sidoarjo, Bupati Subandi Serahkan Remisi dan Apresiasi Inovasi Pelayanan Polresta

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan…

3 hours ago

Ratusan Pendaki Padati Pos Pendakian Sumber Lumpang, Kejar Upacara Bendera di Puncak Penanggungan

Fenomena pendaki yang ingin melakukan upacara 17 Agustus di puncak gunung semakin tinggi. Selain semangat…

12 hours ago

Pelaku Pelemparan Molotov ke Pos Polisi di Surabaya Diamankan, Penyidik Dalami Identitas dan Motif

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap terduga pelaku pelemparan benda terbakar ke Pos Polisi Lalu…

12 hours ago

Pilu Gempa NTT: Ibu Peluk Bayinya Ditemukan Meninggal di Reruntuhan Rumah di Manggarai Timur

Duka mendalam menyelimuti warga Desa Liang Deruk, Kecamatan Lambaleda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara…

13 hours ago

Update Gempa NTT: 53 Orang Meninggal, Pemprov NTT Tetapkan 14 Hari Tanggap Darurat

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur…

13 hours ago

This website uses cookies.