Categories: Surabaya

Gandeng Polrestabes, Pemkot Surabaya Sinergi Lindungi Perempuan Bekerja dan Buah Hati

METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat sinergi dengan Polrestabes Surabaya dalam perlindungan anak dan perempuan. Hal ini dilakukan seiring dengan resmi dibentuknya Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Satres PPA-PPO) di Polrestabes Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau Bazar Kendaraan Bermotor (Ranmor) di Polrestabes Surabaya mengatakan bahwa pembentukan Satres PPA-PPO menjadi langkah penting untuk memperkuat program perlindungan perempuan dan anak di Kota Pahlawan.

“Alhamdulillah di Polrestabes sekarang itu ada Kasat (Kepala Satuan) baru yang berhubungan dengan perempuan dan anak. Sehingga nanti program kita untuk perempuan dan anak itu bisa lebih masif lagi,” kata Cak Eri, Jumat (23/1).

Ia melanjutkan, Pemkot Surabaya memiliki program khusus untuk membantu perempuan pengemudi ojek online (ojol) agar tidak membawa anak saat bekerja karena sangat berisiko dan membahayakan keselamatan anak.

Program tersebut diakui berawal dari temuan seorang pengemudi ojol perempuan yang membawa anaknya saat bekerja. “Pada waktu itu Pak Kapolres (sedang) makan, ada driver ojol yang kehilangan helm. Ditanyalah sama Pak Kapolres, nah ternyata (driver itu) juga mengajak putranya,” tuturnya.

Menurutnya, anak tersebut masih berusia empat tahun dan berpotensi mengalami bahaya jika terus diajak bekerja di jalan. “Maka kita berkoordinasi, saya panggil ibunya agar tidak lagi membawa anaknya bekerja, kan bahaya,” ucapnya.

Pemkot Surabaya kemudian memberikan solusi dengan memfasilitasi pendidikan dan penitipan anak itu ke PAUD milik pemkot yang juga ada penitipan anaknya.

Ke depan, pemkot akan berkolaborasi dengan Satres PPA-PPO Polrestabes Surabaya untuk memberikan imbauan kepada seluruh pengemudi ojol perempuan agar tidak membawa anak saat bekerja.

“Sehingga saya juga menyampaikan untuk Kepala Dinas Perempuan dan Anak, nanti dengan Kasat PPA-PPO Polrestabes Surabaya agar mengundang seluruh ojol wanita untuk memberikan imbauan agar tidak mengajak anak saat bekerja,” katanya.

Ia menyebutkan, Pemkot Surabaya telah menyiapkan fasilitas penitipan anak khusus bagi para pengemudi ojol perempuan dengan tujuan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi anak.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program Pemkot Surabaya melalui kolaborasi Satres PPA-PPO yang baru dibentuk.

“Tentu saya akan minta untuk Bu Kasat yang baru agar segera berkolaborasi dengan timnya Pak Wali Kota dalam rangka mendukung program beliau. Untuk menciptakan Kota Surabaya yang ramah anak dan perempuan,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

7 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

19 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

19 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

19 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

20 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

21 hours ago

This website uses cookies.