4 February 2026, 8:52 AM WIB

25,4 Juta Wisatawan Kunjungi Surabaya sepanjang 2025, Didominasi Wisatawan Lokal

METROTODAY, SURABAYA – Selama tahun 2025, kunjungan wisatawan ke Surabaya mengalami peningkatan. Berdasarkan data Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2025, total kunjungan wisatawan ke Surabaya mencapai 25.487.271 kunjungan, dengan mayoritas didominasi wisatawan domestik atau lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, menyampaikan bahwa pasar domestik masih menjadi tulang punggung utama pariwisata Surabaya.

“Dari total kunjungan tersebut, sekitar 87,8 persen merupakan wisatawan nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat dalam negeri dan minat berwisata di dalam negeri terus meningkat, sekaligus menjadi penopang utama sektor pariwisata Surabaya,” kata Herry Rabu (21/).

Sejumlah destinasi dan event menjadi magnet utama kunjungan wisatawan, di antaranya Kebun Binatang Surabaya (KBS), Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, Kawasan Kota Lama Surabaya, serta agenda besar seperti Surabaya Vaganza dan rangkaian konser di Surabaya Expo Center (SUBEC).

Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan tidak lepas dari upaya Pemkot Surabaya dalam memperkuat citra dan daya tarik kota. “Peningkatan kunjungan wisatawan kami dorong melalui penguatan brand awareness Surabaya sebagai destinasi pariwisata, yang dibangun lewat berbagai program promosi dan kolaborasi strategis,” jelasnya.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain penyelenggaraan lomba perancangan identitas visual Surabaya City of Heroes, pengoperasian Bus Wisata Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT), penyelenggaraan event melalui Surabaya Event Calendar, serta program kolaboratif seperti bundling event dengan hotel, Museum Goes to School, Heroic Track, dan Surabaya Holiday Super Sale (SHSS).

“Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi kedatangan kapal pesiar, menyelenggarakan familiarization trip bagi influencer dan pelaku industri pariwisata internasional, termasuk travel agent dari China Southern Airlines, serta melaksanakan city tour dalam kegiatan Munas APEKSI yang diikuti oleh 98 kota/kabupaten di Indonesia,” ungkapnya.

Promosi juga diperluas melalui tabletop ke kota potensial seperti Makassar dan Bandung, serta kolaborasi media sosial dengan influencer pada event besar. “Rangkaian strategi tersebut secara konsisten memperkuat citra Surabaya sebagai kota tujuan wisata yang aktif, kolaboratif, dan berdaya saing, sehingga berdampak langsung pada peningkatan minat dan jumlah kunjungan wisatawan,” ujar dia.

Memasuki tahun 2026, Disbudporapar menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga tren positif tersebut. Pengembangan wisata berbasis budaya dan sejarah, kolaborasi dengan stakeholder, serta pemanfaatan media digital akan menjadi fokus utama.

“Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan kualitas destinasi, penyelenggaraan event yang berkelanjutan, serta penguatan promosi dan pemasaran pariwisata, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Selama tahun 2025, kunjungan wisatawan ke Surabaya mengalami peningkatan. Berdasarkan data Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2025, total kunjungan wisatawan ke Surabaya mencapai 25.487.271 kunjungan, dengan mayoritas didominasi wisatawan domestik atau lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry Purwadi, menyampaikan bahwa pasar domestik masih menjadi tulang punggung utama pariwisata Surabaya.

“Dari total kunjungan tersebut, sekitar 87,8 persen merupakan wisatawan nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat dalam negeri dan minat berwisata di dalam negeri terus meningkat, sekaligus menjadi penopang utama sektor pariwisata Surabaya,” kata Herry Rabu (21/).

Sejumlah destinasi dan event menjadi magnet utama kunjungan wisatawan, di antaranya Kebun Binatang Surabaya (KBS), Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, Kawasan Kota Lama Surabaya, serta agenda besar seperti Surabaya Vaganza dan rangkaian konser di Surabaya Expo Center (SUBEC).

Menurutnya, peningkatan jumlah kunjungan tidak lepas dari upaya Pemkot Surabaya dalam memperkuat citra dan daya tarik kota. “Peningkatan kunjungan wisatawan kami dorong melalui penguatan brand awareness Surabaya sebagai destinasi pariwisata, yang dibangun lewat berbagai program promosi dan kolaborasi strategis,” jelasnya.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain penyelenggaraan lomba perancangan identitas visual Surabaya City of Heroes, pengoperasian Bus Wisata Surabaya Sightseeing and City Tour (SSCT), penyelenggaraan event melalui Surabaya Event Calendar, serta program kolaboratif seperti bundling event dengan hotel, Museum Goes to School, Heroic Track, dan Surabaya Holiday Super Sale (SHSS).

“Tidak hanya itu, kami juga memfasilitasi kedatangan kapal pesiar, menyelenggarakan familiarization trip bagi influencer dan pelaku industri pariwisata internasional, termasuk travel agent dari China Southern Airlines, serta melaksanakan city tour dalam kegiatan Munas APEKSI yang diikuti oleh 98 kota/kabupaten di Indonesia,” ungkapnya.

Promosi juga diperluas melalui tabletop ke kota potensial seperti Makassar dan Bandung, serta kolaborasi media sosial dengan influencer pada event besar. “Rangkaian strategi tersebut secara konsisten memperkuat citra Surabaya sebagai kota tujuan wisata yang aktif, kolaboratif, dan berdaya saing, sehingga berdampak langsung pada peningkatan minat dan jumlah kunjungan wisatawan,” ujar dia.

Memasuki tahun 2026, Disbudporapar menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga tren positif tersebut. Pengembangan wisata berbasis budaya dan sejarah, kolaborasi dengan stakeholder, serta pemanfaatan media digital akan menjadi fokus utama.

“Ke depan, kami akan terus fokus pada peningkatan kualitas destinasi, penyelenggaraan event yang berkelanjutan, serta penguatan promosi dan pemasaran pariwisata, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait