4 February 2026, 7:56 AM WIB

TPU Kembang Kuning Surabaya Masih Jadi Tempat Mangkal PSK, Satpol PP Amankan Perempuan Menunggu Pelanggan

METROTODAY, SURABAYA – Kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning masih menjadi lokasi terselubung bagi perempuan pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri.

Dalam penyisiran rutin yang dilakukan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengamankan sejumlah PSK yang kedapatan menunggu pelanggan di area pemakaman tersebut. Upaya pengamanan terus dilakukan untuk mencapai target zero lokalisasi terselubung.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa patroli rutin digencarkan untuk mengantisipasi berbagai potensi aktivitas negatif di seluruh wilayah Kota Surabaya.

“Patroli kami lakukan secara berjenjang, mulai dari Satpol PP tingkat kota hingga kecamatan. Kemarin kami menemukan indikasi aktivitas negatif di area pemakaman, sehingga yang bersangkutan langsung kami amankan ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut,” ujar Zaini, Selasa (20/1).

Ia menegaskan, selain mengantisipasi kerawanan sosial ekonomi, fokus patroli juga untuk mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

WhatsApp Image 2026-01-20 at 09.38.06 (1)
Satpol PP Kota Surabaya saat mengamankan satu PSK di TPU Kembang Kuning yang kedapatan menjajakan diri. (Foto: istimewa)

“Kami akan terus meningkatkan patroli rutin secara masif dan berkelanjutan. Penyisiran tidak hanya terfokus pada satu titik, tetapi menyeluruh di seluruh wilayah Kota Surabaya,” tegasnya.

Zaini menambahkan, pelaksanaan tugasnya dilakukan dengan memperkuat kolaborasi lintas instansi serta bekerja sama dengan perangkat wilayah.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kolaborasi terus kami perkuat bersama instansi di lingkungan Pemkot Surabaya, TNI, Polri, serta perangkat wilayah mulai dari kecamatan, kelurahan, RT, RW hingga masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Masyarakat dapat melapor melalui petugas kami, pihak kecamatan atau kelurahan, maupun melalui Command Center 112 yang siaga 24 jam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Sawahan, Sutrisno, menjelaskan bahwa patroli di kawasan TPU Kembang Kuning dilakukan secara berkala.

“Patroli kami lakukan setiap hari, biasanya dimulai sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Sutrisno.

Selain TPU Kembang Kuning, pihaknya juga memantau sejumlah lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat aktivitas negatif.

“Eks lokalisasi Dolly menjadi salah satu fokus pantauan kami, selain wilayah Putat Jaya, Pakis, Banyu Urip, Kupang Krajan, dan Petemon,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Kawasan Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kembang Kuning masih menjadi lokasi terselubung bagi perempuan pekerja seks komersial (PSK) yang menjajakan diri.

Dalam penyisiran rutin yang dilakukan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mengamankan sejumlah PSK yang kedapatan menunggu pelanggan di area pemakaman tersebut. Upaya pengamanan terus dilakukan untuk mencapai target zero lokalisasi terselubung.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Achmad Zaini, menyampaikan bahwa patroli rutin digencarkan untuk mengantisipasi berbagai potensi aktivitas negatif di seluruh wilayah Kota Surabaya.

“Patroli kami lakukan secara berjenjang, mulai dari Satpol PP tingkat kota hingga kecamatan. Kemarin kami menemukan indikasi aktivitas negatif di area pemakaman, sehingga yang bersangkutan langsung kami amankan ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut,” ujar Zaini, Selasa (20/1).

Ia menegaskan, selain mengantisipasi kerawanan sosial ekonomi, fokus patroli juga untuk mencegah berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

WhatsApp Image 2026-01-20 at 09.38.06 (1)
Satpol PP Kota Surabaya saat mengamankan satu PSK di TPU Kembang Kuning yang kedapatan menjajakan diri. (Foto: istimewa)

“Kami akan terus meningkatkan patroli rutin secara masif dan berkelanjutan. Penyisiran tidak hanya terfokus pada satu titik, tetapi menyeluruh di seluruh wilayah Kota Surabaya,” tegasnya.

Zaini menambahkan, pelaksanaan tugasnya dilakukan dengan memperkuat kolaborasi lintas instansi serta bekerja sama dengan perangkat wilayah.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kolaborasi terus kami perkuat bersama instansi di lingkungan Pemkot Surabaya, TNI, Polri, serta perangkat wilayah mulai dari kecamatan, kelurahan, RT, RW hingga masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.

“Masyarakat dapat melapor melalui petugas kami, pihak kecamatan atau kelurahan, maupun melalui Command Center 112 yang siaga 24 jam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Sawahan, Sutrisno, menjelaskan bahwa patroli di kawasan TPU Kembang Kuning dilakukan secara berkala.

“Patroli kami lakukan setiap hari, biasanya dimulai sekitar pukul 23.00 WIB,” kata Sutrisno.

Selain TPU Kembang Kuning, pihaknya juga memantau sejumlah lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat aktivitas negatif.

“Eks lokalisasi Dolly menjadi salah satu fokus pantauan kami, selain wilayah Putat Jaya, Pakis, Banyu Urip, Kupang Krajan, dan Petemon,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait