METROTODAY, SURABAYA – Sebuah rumah di Jalan Simo Gunung I No 44, Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya terbakar akibat kebocoran dan ledakan LPG. Kejadian ini membuat dua kepala keluarga (KK) dengan total 7 jiwa terdampak, serta enam orang korban luka bakar mendapatkan perawatan di Rumah Sakit William Booth.
Laporan kejadian diterima Command Center pada pukul 03:53:21 WIB. Petugas tiba di lokasi dalam waktu 6 menit tepat pada pukul 03:59:33 WIB. Api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 04:25 WIB, sementara proses pembasahan selesai dan lokasi dinyatakan kondusif pada pukul 05:08 WIB.
Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, Mohammad Rokhim, mengatakan pihaknya tiba di lokasi pukul 03:53. Saat petugas datang api masih menyala di bagian atap rumah. Api berhasil padam dan dinyatakan kondusif pukul 05.08 WIB.
“Saat petugas tiba di lokasi, api masih menyala dengan cukup besar di bagian atap rumah. Tim kami segera melakukan langkah pemadaman dan dilanjutkan dengan pembasahan menyeluruh hingga lokasi dinyatakan kondusif pukul 05.08 WIB,” ujarnya, Kamis (8/1).
Untuk penyebab kejadian Rokhim menjelaskan dugaan sementara karena LPG bocor dan ledakan LPG. Saat kejadian mayoritas penghuni rumah dalam kondisi tertidur sehingga beberapa mengalami luka bakar yang cukup serius. “Kebakaran dipicu oleh kebocoran tabung gas LPG dan mengalami ledakan,” jelasnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan dalam kejadian tersebut terdapat dua KK yang terdampak dengan enam korban mengalami luka bakar.
Berikut nama korban yang mengalami luka bakar:
- Farida Indah (41 tahun) : Sadar, luka bakar derajat 1 sebesar 5 persen di bagian tangan;
- Amar (10 tahun): Sadar, luka bakar derajat 2 sebesar 10 persen di kaki dan pantat;
- Gistara (1 tahun 2 bulan): Sadar, panas di area pipi;
- Heriyani Wartiningsih (63 tahun): Sadar, luka bakar derajat 1 sebesar 10 persen di telapak tangan kiri dan siku tangan kanan;
- Tri Indah Yanti (40 tahun): Sadar, luka bakar derajat 2 sebesar 15% di bagian kaki;
- Wahyu Saputra (43 tahun): Sadar, luka bakar derajat 2 sebesar 10% di tangan dan 15% di kedua kaki.
Polda Jatim Ungkap Aksi Anarkis yang Rugikan Negara Ratusan Miliar, Ratusan Anak Terlibat
Semua korban dievakuasi menggunakan satu unit ambulans PMI dan satu unit ambulans warga, dengan pendampingan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya. Penghuni terdampak saat ini mengungsi di rumah Pak RT di Jalan Simo Gunung I No 46.
Sementara itu korban yang terdampak diberikan bantua permakanan 3x sehari selama 10 hari, kasur, selimut, sandang, paket makanan bergizi, perlengkapan sekolah, hygiene kit, serta peralatan makan untuk kedua KK terdampak. (ahm)

