Categories: Surabaya

Pengawasan Kota Terancam, Komisi A DPRD Surabaya Soroti Puluhan Monitor Mati di Command Center 112 Siola

METROTODAY, SURABAYA – Komisi A DPRD Kota Surabaya melakukan kunjungan ke Command Center Room 112 yang berlokasi di Gedung Siola lantai 2.

Dalam kunjungan tersebut, ditemukan beberapa TV monitor yang tidak berfungsi, sehingga berpotensi mengurangi efektivitas pengawasan kota.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Rio Pattisellano, menyampaikan apresiasinya terhadap Command Center Room 112 sebagai pioneer di Indonesia dan kebanggaan bagi warga Surabaya.

“Dan kebanggaan Arek Suroboyo terhadap terobosan layanan Digital di Indonesia,” kata Rio Pattisellano, Kamis (20/11).

Menurut legislator PSI ini, ribuan CCTV yang tersebar di Surabaya menunjukkan keseriusan Pemkot dalam mengawal dan melayani serta mengamankan setiap sudut kota.

“Dan mengamankan setiap sudut, sisi ruang yang ada di berbagai jalan atau wilayah di kota Surabaya,” terang Rio Pattisellano.

Ia juga menambahkan bahwa hal ini penting untuk menjaga keamanan, kebersihan, dan penanggulangan banjir di Surabaya.

“Ada OPD-OPD yang berjaga di CC Room siap untuk melayani sebagai tanggap bencana di kota Surabaya,” terangnya.

Namun, Rio menyoroti adanya 39 TV monitor yang mati di Command Center Room 112.

“Ada 39 TV Monitor yang mati, ini bisa menyebabkan banyak titik sudut di kota Surabaya yang tidak terawasi atau termonitor,” kata Rio Pattisellano.

Terlebih, menurutnya, dengan kondisi cuaca ekstrem saat ini, pengawasan terhadap potensi bencana menjadi sangat penting.

“Seperti banjir, longsor, dan lain sebagainya,” kata Rio Pattisellano.

Oleh karena itu, Rio meminta Diskominfo segera melakukan peremajaan 39 TV monitor yang mati di Command Center Room 112.

“Agar pengawasan terhadap keamanan, kebersihan, ketertiban dan banjir di kota Surabaya dapat dilaksanakan dengan optimal,” tutur Rio Pattisellano.

Ia menambahkan bahwa sebagai kota bertaraf internasional dan smart city, Surabaya wajib ditunjang dengan infrastruktur digital yang modern, canggih, dan up to date. “Dan juga up to date,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

5 hours ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

5 hours ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

6 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

6 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

14 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

18 hours ago

This website uses cookies.