Categories: Surabaya

ITS Anugerahkan Penghargaan Tertinggi ke Presiden ke-6, SBY Soroti Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

METROTODAY, SURABAYA – ITS memberikan Penghargaan Sepuluh Nopember kepada Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai telah berkontribusi dan memberikan dampak luar biasa bagi bangsa Indonesia.

Penyerahan penghargaan tertinggi dari ITS tersebut dilakukan secara langsung oleh Rektor ITS Prof Ir Dr (HC) Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD kepada SBY, Selasa (11/11).

Melalui kesempatan ini, SBY menyampaikan orasi ilmiah berjudul Menuju Indonesia Maju dan Sejahtera: Perspektif Pembangunan Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan.

Dalam orasinya, SBY menyampaikan tiga pokok pikiran yang dapat membantu mencapai ekonomi adil dan berkelanjutan serta membawa Indonesia berkontribusi pada agenda dan kepentingan global.

Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan orasi ilmiah berjudul Menuju Indonesia Maju dan Sejahtera: Perspektif Pembangunan Ekonomi yang Adil dan Berkelanjutan di kampus ITS Surabaya. (Foto: Istimewa)

Pokok pikiran pertama yakni dengan menanamkan dan menerapkan konsep pemakaian sesuai kebutuhan. SBY berpesan, sebagai manusia kita harus menghentikan keserakahan karena apa yang perlu kita ambil adalah apa yang kita butuhkan.

“Begitu pula dengan menyusun ekonomi yang benar-benar diperlukan umat manusia,” ujar lelaki kelahiran Pacitan, 9 September 1949 itu.

Kedua, ekonomi Indonesia harus tetap tumbuh dengan minimal pertumbuhan 6 persen atau lebih. SBY menekankan, pertumbuhan ini harus diiringi dengan penerapan prinsip ekonomi yang adil bagi manusia dan lingkungan.

“Dengan begitu, Indonesia juga dapat ikut menjawab tantangan dunia dan mengatasi perubahan iklim,” ujarnya.

Oleh karena itu menurut SBY, diperlukan kebersamaan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk membangun bangsa.

Pemerintah, pihak swasta, akademisi, ilmuwan, dan tentunya masyarakat sipil harus berada pada jalan yang sama untuk mencapai cita-cita tersebut.

“Bila kita semua dalam perahu yang sama, pasti pembangunan ekonomi Indonesia akan efektif, kuat, dan sukses,” tegasnya.

Sementara itu, dalam gelaran kegiatan bertema Berkarya, Berinovasi, Berdampak ini juga disampaikan Laporan Tahunan Rektor 2025.

Dalam laporannya, Rektor ITS menegaskan komitmen Kampus Pahlawan dalam mewujudkan sistem integrasi data dan meningkatkan keamanan kampus.

“Langkah ini diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur fisik dan digital kampus,” tegas Bambang.

Guru Besar Teknik Mesin ITS tersebut mengungkapkan, komitmen ini diwujudkan dalam sejumlah program yang tergabung dalam ITS Satu Data serta ITS Smart and Secure.

Sebagai perguruan tinggi teknologi, ITS memadukan ilmu dan teknologi guna mendukung lingkungan akademik yang lebih aman, nyaman, dan efisien. Upaya ini diharapkan mampu menopang pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh ITS.

Sebelumnya, penghargaan serupa juga pernah diberikan kepada sejumlah tokoh penting nasional baik yang masih hidup maupun yang telah wafat sebagai tanda kehormatan karena dipandang berkarya yang berdampak luar biasa bagi bangsa dan negara.

Di antaranya adalah Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto, Presiden ke-4 RI almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mantan Wakil Presiden RI H Jusuf Kalla, dan beberapa tokoh penting lainnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

6 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

8 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.