29 August 2025, 13:42 PM WIB

PLTSa Benowo Sukses Hasilkan Listrik, Surabaya Raih Penghargaan Smart Environment dari Kemkomdigi

METROTODAY, SURABAYA – Surabaya kembali meraih prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Smart Environment dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen Surabaya dalam mewujudkan Kota Cerdas Berbasis Lingkungan yang berkelanjutan.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, kepada Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, M. Fikser, di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Plt. Dinkominfo Surabaya, M. Fikser, menjelaskan bahwa penghargaan Smart Environment ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot Surabaya dalam mengatasi masalah lingkungan, terutama pengelolaan sampah, melalui pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Terobosan unggulan yang menjadi dasar penilaian adalah pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Inovasi ini mengubah timbunan sampah rumah tangga yang selama ini menjadi masalah pelik menjadi sumber energi listrik ramah lingkungan,” jelas Fikser, Jumat (29/8).

Fikser menambahkan, keberhasilan Surabaya dalam mengolah sampah menjadi energi tak lepas dari keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Benowo, yang menjadi fasilitas pertama di Indonesia dengan kapasitas produksi listrik mencapai 11 megawatt (MW).

Fasilitas ini menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia. Dengan teknologi modern, PSEL Benowo tidak hanya mengurangi volume sampah secara drastis, tetapi juga mengurangi emisi gas metana dari tumpukan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama perubahan iklim.

“Dengan demikian, PLTSa Benowo tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga berkontribusi pada upaya global dalam mitigasi perubahan iklim,” terangnya.

Fikser juga mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak, baik pemkot maupun masyarakat Surabaya yang proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta memotivasi untuk terus berinovasi. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Surabaya kembali meraih prestasi gemilang di tingkat nasional dengan meraih penghargaan Smart Environment dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen Surabaya dalam mewujudkan Kota Cerdas Berbasis Lingkungan yang berkelanjutan.

Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, kepada Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, M. Fikser, di Hotel Tentrem, Yogyakarta.

Plt. Dinkominfo Surabaya, M. Fikser, menjelaskan bahwa penghargaan Smart Environment ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemkot Surabaya dalam mengatasi masalah lingkungan, terutama pengelolaan sampah, melalui pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Terobosan unggulan yang menjadi dasar penilaian adalah pemanfaatan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Inovasi ini mengubah timbunan sampah rumah tangga yang selama ini menjadi masalah pelik menjadi sumber energi listrik ramah lingkungan,” jelas Fikser, Jumat (29/8).

Fikser menambahkan, keberhasilan Surabaya dalam mengolah sampah menjadi energi tak lepas dari keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Benowo, yang menjadi fasilitas pertama di Indonesia dengan kapasitas produksi listrik mencapai 11 megawatt (MW).

Fasilitas ini menjadi percontohan bagi kota-kota lain di Indonesia. Dengan teknologi modern, PSEL Benowo tidak hanya mengurangi volume sampah secara drastis, tetapi juga mengurangi emisi gas metana dari tumpukan sampah yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama perubahan iklim.

“Dengan demikian, PLTSa Benowo tidak hanya mengatasi masalah sampah, tetapi juga berkontribusi pada upaya global dalam mitigasi perubahan iklim,” terangnya.

Fikser juga mengungkapkan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh pihak, baik pemkot maupun masyarakat Surabaya yang proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, serta memotivasi untuk terus berinovasi. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait

/