METROTODAY, SURABAYA – Kecelakaan kerja terjadi di Jalan Manukan Mukti VI, depan Masjid Al-Amin, Surabaya, Senin (28/7). Seorang pekerja, Agus Cahyono, 35, mengalami luka bakar di kaki kanan akibat tersengat listrik.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Agus, warga Jalan Taman Purek, Kecamatan Leran, Lamongan, ditemukan terkaoar di tanah setelah mengalami sengatan listrik.
“Saat kami tiba, korban sudah terbaring dan dalam keadaan sadar,” ujar salah satu warga, Ujang.
Ujang mengaku bahwa Agus saat itu tengah memperbaiki pompa air di sumur. Saat itu ia tidak menggunakan alas kaki. “Ya ketika itu saya lihat tengah memperbaiki (pompa) Sanyo di sumur,” tuturnya.
Setelah mendapat penanganan awal, Agus langsung dilarikan ke RS BDH dengan didampingi rekan kerjanya. Tim gabungan BPBD Kota Surabaya, Posko Terpadu Barat, dan TGC Barat langsung memberikan penanganan awal di lokasi kejadian.
“Kami melakukan pengecekan dan memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi,” ujar Ainun, petugas medis dari TGC Barat.
Kondisi Agus yang masih sadar memungkinkan tim medis untuk melakukan penanganan awal secara efektif.
“Luka bakarnya terkonsentrasi di kaki kanan. Untungnya, kesadarannya masih baik sehingga memudahkan proses evakuasi,” jelasnya.
Pihak kepolisian saat ini masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan kerja tersebut. (ahm)
Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
This website uses cookies.