Categories: Surabaya

Karena Alasan Ini KAI Commuter Perketat Aturan Identitas Tiket Lokal

METROTODAY, SURABAYA – KAI Commuter mewajibkan data identitas pada tiket kereta lokal harus sesuai dengan identitas diri resmi yang berlaku, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), atau paspor.

Langkah pengetatan ini merupakan bagian integral dari upaya KAI Commuter untuk meningkatkan standar keamanan, kenyamanan, serta akurasi data penumpang selama menggunakan layanan Commuter Line.

Penegasan aturan ini bertujuan untuk memastikan setiap penumpang teridentifikasi dengan benar, demi perjalanan yang lebih aman dan teratur.

“Aturan ini telah diberlakukan sejak lama, namun kami terus mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat mengisi data identitas ketika memesan tiket Commuter Line,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, Jumat (18/7).

Ia menambahkan, ketidaksesuaian identitas dapat berakibat penumpang tidak diperbolehkan naik kereta, bahkan tiket akan hangus.

“Kesalahan dalam penulisan nama, penggunaan nama orang lain, atau penggunaan identitas palsu akan berakibat fatal. Kesalahan tersebut akan berakibat penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan, dan tiket dianggap hangus sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pada saat proses boarding di stasiun keberangkatan, petugas KAI Commuter akan melakukan pencocokan identitas secara cermat. Petugas akan memverifikasi kesesuaian identitas pada tiket dengan kartu identitas asli penumpang, serta memeriksa kesesuaian jadwal perjalanan dan jam keberangkatan.

Oleh karena itu, penumpang diimbau untuk selalu memastikan identitas pada tiket sudah sesuai dengan data diri mereka.

KAI Commuter juga mengingatkan masyarakat untuk selalu membeli tiket Commuter Line lokal melalui aplikasi Access by KAI. Kemudahan pemesanan tiket kini semakin fleksibel, memungkinkan pembelian mulai H-7 keberangkatan hingga 10 menit sebelum jadwal keberangkatan.

“Selain meningkatkan keamanan, kesesuaian identitas ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pelanggan, seperti dalam proses klaim asuransi atau penanganan darurat,” pungkas Joni. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

40 minutes ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

2 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

2 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

2 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

4 hours ago

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Perkampungan dan Jalan Raya di Surabaya Terendam Banjir

Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…

4 hours ago

This website uses cookies.