Categories: Surabaya

Cara Efektif Belajar Bahasa Asing di Era Digital

METROTODAY, SURABAYA – Di era yang serba digital ini, kita memiliki akses tanpa batas untuk berkomunikasi dengan siapa pun di seluruh dunia.

Mulai dari sekadar mengobrol lewat media sosial hingga mengikuti kursus online lintas negara. Kondisi ini menuntut kita untuk menguasai bahasa asing, terutama bahasa Inggris, sebagai alat komunikasi global.

Belajar bahasa asing tidak lagi sekadar menghafal kosakata atau mempelajari tata bahasa.

Lebih dari itu, kemampuan memahami maksud lawan bicara secara tepat dan berkomunikasi secara natural menjadi semakin penting.

Memasuki era internet dan kecerdasan buatan (AI), kemampuan berbahasa asing sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi pilihan. Terutama bagi pelajar, mahasiswa, hingga para profesional yang bekerja di lingkup nasional maupun internasional.

Namun, kemudahan akses informasi justru bisa menjadi tantangan tersendiri. Terlalu banyak sumber tanpa panduan yang jelas sering membuat proses belajar menjadi tidak terstruktur dan membingungkan.

Agar proses belajar bahasa asing lebih efektif dan terarah, berikut tujuh tips yang bisa kamu terapkan:

1. Tentukan Tujuan dan Motivasi Belajar
Langkah pertama yang paling krusial adalah memahami alasan mengapa kamu ingin belajar bahasa asing. Apakah untuk menunjang karier, melanjutkan studi, traveling, atau sekadar menikmati film dan musik tanpa subtitle?

Menentukan tujuan yang jelas akan menjadi bahan bakar utama untuk menjaga semangat. Dengan motivasi yang kuat, kamu akan lebih tahan menghadapi tantangan atau kebosanan yang mungkin muncul di tengah perjalanan belajar.

2. Gabungkan Berbagai Metode Belajar
Belajar bahasa tidak cukup hanya mengandalkan satu metode. Kombinasikan berbagai cara agar lebih efektif dan tidak mudah bosan. Misalnya:

Visual: Menonton film, video, atau vlog berbahasa asing.

Audio: Mendengarkan podcast atau musik sambil mencatat kosakata baru.

Teks: Membaca artikel, buku, atau komik dalam bahasa target.

Kamu juga bisa memanfaatkan aplikasi belajar seperti Duolingo, Memrise, atau LingQ untuk memperkaya pengalaman belajar.

3. Gunakan Teknik Spaced Repetition
Spaced Repetition adalah metode mengulang materi dalam jeda waktu tertentu agar lebih mudah masuk ke memori jangka panjang. Teknik ini sangat efektif untuk menghafal kosakata atau frasa baru.

Gunakan aplikasi seperti Anki atau Quizlet yang dirancang khusus untuk metode ini. Jika lebih nyaman, kamu juga bisa membuat kartu belajar (flashcard) manual sesuai dengan kebutuhan.

4. Praktik Setiap Hari, Meski Sedikit
Kunci utama belajar bahasa adalah konsistensi, bukan durasi. Lebih baik belajar 15–30 menit setiap hari dibandingkan belajar berjam-jam tapi hanya seminggu sekali.

Beberapa cara sederhana untuk latihan sehari-hari:

Menulis jurnal harian dalam bahasa asing.

Mengubah pengaturan bahasa di ponsel atau laptop.

Berbicara sendiri di depan cermin menggunakan bahasa yang dipelajari.

5. Latihan Berbicara Sejak Awal
Banyak orang menunda berbicara karena merasa belum siap atau takut salah. Padahal, justru dengan berbicara sejak awal, kemampuanmu akan berkembang lebih cepat.

Coba cari teman latihan atau language exchange partner di aplikasi seperti HelloTalk, Tandem, atau komunitas bahasa di Reddit dan Discord. Jangan takut salah, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar.

6. Terapkan Bahasa dalam Aktivitas Sehari-hari
Agar lebih cepat fasih, biasakan menerapkan bahasa asing dalam aktivitas harian. Misalnya:

Sebutkan nama-nama benda di rumah dalam bahasa asing.

Saat memasak, ucapkan nama bahan makanan dan langkah memasak dalam bahasa target.

Ikuti akun media sosial yang menggunakan bahasa yang sedang kamu pelajari.

Metode ini dikenal dengan konsep language immersion, yaitu membenamkan diri dalam lingkungan bahasa tersebut meskipun tidak berada di negara asalnya.

7. Pantau Perkembangan dan Evaluasi Berkala
Meskipun belajar secara mandiri, penting untuk memantau perkembanganmu. Beberapa cara yang bisa dilakukan:

Catat kosakata atau frasa baru yang dipelajari.

Rekam suaramu saat berbicara lalu dengarkan kembali untuk mengevaluasi pengucapan.

Ikuti tes online untuk mengukur kemampuanmu secara berkala.

Dengan cara ini, kamu bisa mengetahui bagian mana yang sudah baik dan bagian mana yang masih perlu ditingkatkan.(alk)

 

Dwi Shintia Irianti

Recent Posts

Jalan di Tenggilis Mejoyo hingga Perak akan Ditinggikan, Pemkot Surabaya Target Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…

1 hour ago

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

2 hours ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

3 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

3 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

4 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

5 hours ago

This website uses cookies.