METROTODAY, SURABAYA – Menjelang Idul Adha, kesehatan sapi kurban menjadi prioritas utama.
Suyatno, peternak sapi di Kecamatan Pakal, Surabaya, memiliki cara unik untuk menjaga agar sapi-sapinya tetap sehat dan bebas stres. Bukan hanya membersihkan kandang dan memandikan, Suyatno juga rutin memijat sapi-sapinya.
“Saya setiap hari membersihkan kandang, memandikan, dan memijat sapi-sapi saya. Pijatan ini penting agar ototnya tidak kaku, sehingga sapi bisa tumbuh dengan baik dan tetap sehat,” jelasnya, Senin (2/6).
Pijatan tersebut lebih dari sekadar perawatan fisik. Suyatno juga berinteraksi dengan sapi-sapinya layaknya teman dengan memberikan kata-kata motivasi seperti, “Sehat ya, jangan sakit ya,” sambil memijat. “Saya percaya sapi bisa mengerti,” tambahnya sambil tersenyum.
Suasana kandang Suyatno pun terasa hangat dan nyaman. Ia bahkan menambahkan musik sebagai hiburan bagi sapi-sapinya.
Kandang yang bersih dan terawat ini menjadi tempat tinggal sapi Limosin, Simental dan Brangus dengan berat mencapai 700 kilogram, yang dihargai antara Rp 24 juta hingga Rp 40 juta.
Dengan perawatan intensif dan sentuhan kasih sayang, Suyatno berharap sapi-sapinya tetap sehat dan siap untuk dijual hari raya kurban atau Idul Adha. Ia berharap metodenya dapat menginspirasi peternak lain untuk memberikan perhatian lebih kepada hewan ternak mereka. (ahm)
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
This website uses cookies.