Setiap kegiatan dibuka dengan pembukaan dan ice breaking. Lalu, dilanjutkan ke sesi inti berupa membaca, menggambar, mewarnai, dan permainan edukatif. Untuk menjaga kualitas program, evaluasi dilakukan setiap akhir bulan guna memantau perkembangan peserta.
Eni menambahkan, RALINA dibentuk sebagai wadah dakwah kultural sekaligus pemberdayaan anak dan pemuda. Melalui literasi, organisasi berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan akhlak yang baik. (vita)
Setiap kegiatan dibuka dengan pembukaan dan ice breaking. Lalu, dilanjutkan ke sesi inti berupa membaca, menggambar, mewarnai, dan permainan edukatif. Untuk menjaga kualitas program, evaluasi dilakukan setiap akhir bulan guna memantau perkembangan peserta.
Eni menambahkan, RALINA dibentuk sebagai wadah dakwah kultural sekaligus pemberdayaan anak dan pemuda. Melalui literasi, organisasi berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan akhlak yang baik. (vita)