4 February 2026, 7:05 AM WIB

Takziah ke Rumah Duka Praja IPDN Sidoarjo, Bupati Subandi Sampaikan Dukacita Mendalam

SIDOARJO – Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik Kota Delta yang tengah menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, yakni Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina, meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Jalan Raya Porong pada Kamis sore (15/1).

Kepergian dua praja angkatan XXXIII tersebut menyisakan duka mendalam. Betapa tidak, keduanya sedang berada di kampung halaman untuk menjalankan tugas akhir sebagai bagian dari proses pendidikan.

Jumat siang (16/1), suasana haru menyelimuti kediaman Adzra Sybil Alvina di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi sang istri, Hj. Sriatun, datang langsung untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Bupati Subandi berdoa di rumah duka Adzra Sybil Alvina di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

Adzra merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar. Di hadapan sejawatnya itu, Subandi tak kuasa menyembunyikan rasa belasungkawa. Ia merangkul dan memberikan penguatan moral kepada Anwar agar tegar menghadapi ujian berat ini.

“Yang sabar dan ikhlas, Pak. Kami semua merasakan duka yang sama,” ucap Subandi dengan nada lirih saat berbincang dengan keluarga almarhumah.

Tak hanya Adzra, doa dan rasa kehilangan juga ditujukan bagi Adinata Ali Putra Rizqullah, warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian. Bagi Subandi, kedua almarhum bukan sekadar mahasiswa, melainkan aset masa depan bagi Kabupaten Sidoarjo.

“Mereka adalah bagian penting dari aset bangsa. Anak-anak hebat yang dipersiapkan menjadi kader pamong praja dan calon pemimpin pemerintahan di masa depan,” tegas orang nomor satu di Sidoarjo tersebut.

Meski takdir berkata lain sebelum keduanya sempat menuntaskan pengabdian, Subandi mengaku sangat bangga atas dedikasi yang telah ditunjukkan Adinata dan Adzra. Ia berharap, api semangat kedua almarhum dalam mengabdi kepada negara tetap menyala dan diteruskan oleh rekan-rekan mereka sesama praja IPDN asal Sidoarjo.

“Mereka adalah putra-putri terbaik Sidoarjo. Semoga dedikasi dan semangat mereka menjadi teladan bagi praja-praja lainnya,” pungkasnya. (MT)

SIDOARJO – Kabar duka menyelimuti lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik Kota Delta yang tengah menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, yakni Adinata Ali Putra Rizqullah dan Adzra Sybil Alvina, meninggal dunia akibat kecelakaan tragis di Jalan Raya Porong pada Kamis sore (15/1).

Kepergian dua praja angkatan XXXIII tersebut menyisakan duka mendalam. Betapa tidak, keduanya sedang berada di kampung halaman untuk menjalankan tugas akhir sebagai bagian dari proses pendidikan.

Jumat siang (16/1), suasana haru menyelimuti kediaman Adzra Sybil Alvina di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi sang istri, Hj. Sriatun, datang langsung untuk memberikan penghormatan terakhir sekaligus menguatkan keluarga yang ditinggalkan.

Bupati Subandi berdoa di rumah duka Adzra Sybil Alvina di Kelurahan Urangagung, Kecamatan Sidoarjo. (Foto: Istimewa)

Adzra merupakan putri dari Camat Wonoayu, Anwar. Di hadapan sejawatnya itu, Subandi tak kuasa menyembunyikan rasa belasungkawa. Ia merangkul dan memberikan penguatan moral kepada Anwar agar tegar menghadapi ujian berat ini.

“Yang sabar dan ikhlas, Pak. Kami semua merasakan duka yang sama,” ucap Subandi dengan nada lirih saat berbincang dengan keluarga almarhumah.

Tak hanya Adzra, doa dan rasa kehilangan juga ditujukan bagi Adinata Ali Putra Rizqullah, warga Desa Ponokawan, Kecamatan Krian. Bagi Subandi, kedua almarhum bukan sekadar mahasiswa, melainkan aset masa depan bagi Kabupaten Sidoarjo.

“Mereka adalah bagian penting dari aset bangsa. Anak-anak hebat yang dipersiapkan menjadi kader pamong praja dan calon pemimpin pemerintahan di masa depan,” tegas orang nomor satu di Sidoarjo tersebut.

Meski takdir berkata lain sebelum keduanya sempat menuntaskan pengabdian, Subandi mengaku sangat bangga atas dedikasi yang telah ditunjukkan Adinata dan Adzra. Ia berharap, api semangat kedua almarhum dalam mengabdi kepada negara tetap menyala dan diteruskan oleh rekan-rekan mereka sesama praja IPDN asal Sidoarjo.

“Mereka adalah putra-putri terbaik Sidoarjo. Semoga dedikasi dan semangat mereka menjadi teladan bagi praja-praja lainnya,” pungkasnya. (MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait