Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti, saat melakukan penanaman pohon kluweh diacara wisuda Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UAB), Sabtu (18/10). (Foto; istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Prof. Abdul Mu’ti, mendorong para lulusan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UAB/Unipa) untuk menjadi cendekiawan sejati yang “pinter, bener, dan pener”.
Hal ini disampaikan dalam Upacara Wisuda Program Sarjana Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 di Graha Hasta Brata UAB, Sabtu (18/10).
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa “pinter” berarti berilmu, “bener” berarti selalu berpihak pada kebenaran, dan “pener” bermakna bijak dalam setiap langkah dan perbuatan. “Para sarjana harus bisa menjadi cendekiawan sejati orang yang pinter, bener, dan pener,” tegasnya.
Wisuda UAB tahun ini diselenggarakan selama dua hari, 17–18 Oktober 2025, dengan mengukuhkan 1.381 wisudawan dari empat fakultas. Mengusung tema “Melaju Bersama Adi Buana, Mewujudkan Generasi Berprestasi”, acara ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kampus dalam mencetak lulusan unggul dan berkarakter kebangsaan.
Kedatangan Mendikdasmen disambut hangat oleh Rektor UAB, Untung Lasiyono, beserta jajaran senat dan badan penyelenggara. Rangkaian acara diawali dengan penanaman pohon kluweh sebagai simbol komitmen terhadap green campus dan pendidikan berkelanjutan.
“Saya baru pertama kali menemukan tradisi seperti ini. Terima kasih atas ide cerdas Universitas Adi Buana,” ujar Abdul Mu’ti.
Menurutnya mendidik itu seperti menanam pohon. “Ditanam, dksiram, dan mungkin kita sendiri tidak menikmatinya. Tapi generasi berikutnya akan merasakan hasilnya,” imbuhnya.
Abdul Mu’ti juga menekankan bahwa gelar akademik bukanlah tujuan akhir, melainkan tanggung jawab moral untuk mengamalkan ilmu secara nyata. “Yang berilmu itu harus berbeda — bukan sekadar tahu, tapi juga mengamalkan. Ilmu yang diamalkan dan amal yang ilmiah, itulah hakikat mencerdaskan kehidupan bangsa,” katanya.
Rektor UAB, Untung Lasiyono, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Mendikdasmen. “Kehadiran beliau menjadi inspirasi dan motivasi luar biasa bagi seluruh sivitas akademika UAB untuk terus berinovasi dan memperkuat kontribusi nyata dalam dunia pendidikan Indonesia,” ungkapnya.
Wisuda ini menegaskan peran UAB sebagai kampus pencetak generasi berprestasi yang unggul secara akademik, berkarakter kebangsaan, dan memiliki kesadaran lingkungan. Kunjungan Mendikdasmen menjadi bukti kepercayaan pemerintah terhadap kontribusi UAB dalam transformasi pendidikan nasional. (ahm)
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Surabaya sejak Selasa (3/2) sore hingga malam…
Kementerian Agama (Kemenag) akan melakukan perbaikan tata kelola dan peningkatan kesejahteraan guru madrasah di seluruh…
This website uses cookies.