Categories: Sidoarjo

Rahasia Produktivitas Dosen Umsida: Dari Mengajar hingga Naik Gunung dan Jadi Pelari Kalcer

METROTODAY, SIDOARJO – Menjadi dosen sekaligus aktif di luar kampus tentu bukan hal mudah. Salah satu dosen Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), M. Andi Fikri, S.I.Kom M.I.Kom, membagikan pengalamannya dalam menyeimbangkan kesibukan mengajar dengan kegiatan kreatif dan olahraga.

Menariknya, ia mengaku pernah mengalami obesitas dengan berat badan under 100 kg, namun kini tubuhnya lebih fit berkat olahraga rutin 5–6 kali seminggu.

Ia bahkan menyebut dirinya kini sebagai “pelari kalcer”, istilah kekinian untuk pelari aktif yang rutin berlatih.

Aktivitas di Luar Mengajar

Selain mengajar di kampus, Andi Fikri tetap aktif berkarya. Ia kerap membuat film dan konten kreatif, serta melakukan aktivitas fisik di darat maupun naik gunung.

“Selain jadi dosen, saya tetap berkarya dengan bikin film, konten, dan olahraga ringan. Semua aktivitas ini saling melengkapi dan membuat hidup lebih produktif,” jelasnya.

Olahraga menjadi prioritas penting bagi Andi. Setelah menyadari perubahan fisik akibat usia dan pengalaman obesitas, ia mulai berkomitmen menjaga tubuh lebih sehat.

Saat ini, Andi rutin melakukan lari sekitar 5 km yang biasa dilakukan 5–6 kali seminggu, serta menerapkan pola makan sehat untuk menjaga kebugaran tubuh.

Ia juga kerap mengikuti event olahraga lari yang ada di Sidoarjo. Menurutnya, olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga mendukung fokus dan kreativitas dalam mengajar maupun berkarya.

Tips Bagi Waktu Mengajar dan Aktivitas Luar

Andi Fikri menekankan bahwa kunci menyeimbangkan aktivitas adalah disiplin dan manajemen waktu.

Rutinitasnya dimulai pagi sebelum subuh. Ia bangun pukul 4.00, sholat subuh, dan langsung olahraga mulai pukul 4.30 hingga 5.00.

Ia menjelaskan, olahraga tidak harus setiap hari, tetapi konsisten minimal 3–5 kali seminggu cukup untuk menjaga kebugaran dan energi.

“Awalnya terasa mustahil karena kesibukan di kampus dan pekerjaan kreatif, tapi semuanya bisa diatur. Yang penting ada kemauan dan disiplin,” ujarnya.

Dengan membagi waktu sedini mungkin, aktivitas mengajar, berkarya, dan olahraga dapat berjalan selaras tanpa mengganggu produktivitas harian.

Pesan untuk Generasi Muda

Bapak dua anak itu juga menyampaikan pesan penting bagi generasi muda terkait pentingnya olahraga dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menilai banyak anak muda yang lebih memilih rebahan atau aktivitas pasif. Padahal, olahraga minimal sekali seminggu sudah bisa meningkatkan kualitas hidup.

“Olahraga membuat tubuh lebih fresh, konsentrasi meningkat, dan pikiran lebih jernih. Kalau ingin menjadi produktif dan kreatif, jangan abaikan kesehatan fisik,” tegasnya.

Menurut Andi, olahraga tidak hanya mendukung kebugaran, tetapi juga meningkatkan kualitas pengajaran dan kreativitas dalam berkarya.

Dengan tubuh yang sehat dan bugar, seseorang dapat menyeimbangkan pekerjaan, kegiatan kreatif, dan tanggung jawab akademik secara optimal. (elfira/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

1 hour ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

2 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

21 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

23 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

1 day ago

This website uses cookies.