Siswa berbaris saat kegiatan Penerimaan Tamu Penggalang 2025 SMPN 1 Sedati Gugus Depan 1706-17062. (MT)
METROTODAY, SIDOARJO – SMP Negeri 1 Sedati menyambut siswa-siswi baru yang bergabung dalam keluarga besar Pramuka. Sejak Jumat (29/8/2025), dilaksanakan kegiatan Penerimaan Tamu Penggalang 2025 SMPN 1 Sedati Gugus Depan 1706-17062 dengan tema One Step Ahead.
”Kegiatan tamu penggalang adalah agenda tahunan untuk memberikan tanda bahwa murid baru kelas tujuh diterima sebagai penggalang di pangkalan SMP Negeri 1 Sedati,” ujar kepala SMPN 1 Sedati Ratna Diyah Mustikawati saat ditemui pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas 7.
Kegiatan diawali dengan materi terkait kepramukaan, kegiatan api unggun, dan pentas seni dari tiap-tiap kelas. Ada juga kegiatan kelompok dan flying fox.
Menurut Ratna, kegiatan tersebut tidak hanya sebagai tanda bahwa mereka diterima sebagai anggota penggalang di pangkalan SMPN 1 Sedati. ”Kami juga ingin membangun kekompakan dan kolaborasi mereka dengan teman-teman. Selain itu, kami melatih kemandirian tanggung jawab mereka,” paparnya.
Dia menambahkan, penerimaan tamu penggalang tidak hanya kegiatan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan memberikan arti bagi pengembangan karakter anak. Karena itu, dukungan dari orang tua sangat diharapkan.
”Kami harapkan supaya menjadi nilai tambah kepercayaan orang tua kepada SMPN 1 Sedati bahwa sekolah ini memang sungguh-sungguh dalam rangka membangun karakter anak-anak,” tegas Ratna.
Muchammad Nur Rofi’i selaku Pembina Pramuka menjelaskan, dengan kegiatan penerimaan tamu penggalang tersebut siswa kelas 7 resmi menjadi anggota gugus depan SMPN 1 Sedati. Rangkaian kegiatan yang disiapkan berdasar dan berlandaskan Dasa Darma Pramuka. Misalnya, poin yang pertama, yakni bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Nur Rofi’i mengatakan, Dasa Darma yang pertama tersebut diterapkan dalam kegiatan siswa. Setiap peserta tidak terlewat untuk melakukan kewajiban ibadah sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing. Tentunya dengan didampingi oleh pembina masing-masing.
”Jadi, dengan kegiatan seperti ini anak-anak tetap tidak lupa terhadap kewajibannya. Harapannya akan berkesinambungan. Dalam artian, dibalik kegiatan padat seperti ini kewajiban tetap yang utama,” tandasnya.
Selain materi kepramukaan, pihaknya juga memberikan tantangan ketangkasan kepada para peserta.
Jihan dan Declarita, siswa kelas 1.1, yang ditemui Metrotoday pada Sabtu (30/8/2025) mengaku senang dengan kegiatan tersebut. ”Banyak kegiatan yang bikin happy. Seru banget ada lomba-lomba. Baru pertama juga kita kemah di sekolah bareng teman-teman,” katanya.
Kegiatan tersebut dinilai akan memberikan dampak yang positif. ”Keinginannya bisa lebih mendiri, bisa bertanggung jawab. Lebih disiplin, berani, dan sportif,” imbuhnya. (AN)
Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…
Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…
Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…
Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…
Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…
Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…
This website uses cookies.