METROTODAY, SIDOARJO – Dini hari begitu mencekam. Di dekat kawasan Perumahan Delta Sari Indah, Kecamatan Waru, dua kelompok pemuda perguruan silat bentrok pada Minggu dini hari (13/7/2025). Massa marah dan membakar sepeda motor di tengah jalan.
Bentrokan bermula saat rombongan konvoi ratusan simpatisan salah satu perguruan silat melintasi Jalan Raya Waru. Mereka dalam perjalanan dari Surabaya menuju arah Juanda. Di sana sedang ada kegiatan pengesahan warga baru perguruan silat. Nah, ketika sampai kawasan Delta Sari, mereka bertemu kelompok dari perguruan silat lain. Terjadilah provokasi, bahkan konfrontasi di antara dua kelompok.
“Di Jalan Raya Waru banyak anak-anak muda konvoi. Bajunya hitam-hitam. Sambil membentangkan bendera, mereka teriak-teriak dan menggeber motor,” kata Ali, 28 tahun, warga yang menyaksikan kejadian itu dari dekat.
Tak lama kemudian, bentrokan tak terhindarkan. Massa kedua kelompok remaja diduga terlibat aksi saling lempar batu. Suasana tegang, keadaan itu kontak membuat panik para pengguna jalan. Sejumlah pengendara terlihat berhenti. Bahkan, karena takut, mereka memilih memutar balik. Khawatir terjebak dalam kekacauan.
“Iya, lempar-lemparan batu juga. Pengguna jalan ketakutan,” ujar Ali.
Suasana rusuh. Kericuhan mencapai puncaknya saat sebuah sepeda motor Honda Vario dibakar massa. Motor itu ditinggalkan begitu saja di jalan. Api membara sampai menghanguskan motor tersebut. Cuma tersisa rangkanya saja.
Petugas kepolisian dari Polsek Waru bersama personel gabungan yang sudah disiagakan di sejumlah titik segera menuju lokasi begitu mendapat laporan. Namun, saat mereka tiba, situasi sudah mereda dan massa telah membubarkan diri.
“Kami tiba di lokasi, mereka sudah bubar semua. Tinggal motornya yang terbakar ditinggal di lokasi,” jelas Kanit Reskrim Polsek Waru, AKP Adik Agus Putrawan saat dikonfirmasi Minggu sore.
Ia menambahkan, kendaraan yang terbakar kini telah diamankan di Mapolsek Waru. Pihaknya masih menyelidiki identitas pemilik motor dan pihak-pihak yang terlibat dalam bentrok tersebut. “Masih kita selidiki,” tandasnya.
Sementara itu, aksi konvoi remaja dengan membunyikan klakson, menggeber motor, dan membentangkan bendera di jalan raya sempat mengganggu arus lalu lintas. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh insiden semacam ini. (MT)
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…
This website uses cookies.