Categories: Sidoarjo

Jayandaru Jazz Kebun jadi Ruang Ekspresi Kreatif dan Kebangkitan Pariwisata Sidoarjo

METROTODAY, SIDOARJO – Untuk pertama kalinya, Kabupaten Sidoarjo menggelar Jayandaru Jazz Kebun, sebuah ajang kreatif yang menggabungkan seni musik, fashion show, dan lomba fotografi dalam satu panggung.

Acara ini digelar sebagai upaya untuk membangkitkan potensi pariwisata Sidoarjo sekaligus mewadahi bakat lokal dalam berbagai bidang seni.

Staff Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sidoarjo, Vira Murtikridalaksmi mengatakan, Jayandaru Jazz Kebun diharapkan menjadi wajah baru promosi pariwisata yang tidak hanya mengandalkan destinasi alam, tetapi juga kreativitas dan budaya lokal.

“Pariwisata itu bukan hanya soal destinasi alam, tapi juga apa yang bisa kita tampilkan” ujarnya.

Salah satu rangkaian dalam acara ini adalah fashion show yang menampilkan karya desainer lokal dari berbagai kecamatan, seperti Jabon dan Porong.

Antusiasme masyarakat pada pameran kontes foto “Desa Wisata”. (Foto: Chanissa Malika)

Dari 26 pendaftar, 12 desainer berhasil lolos kurasi dengan total 68 model yang tampil memeriahkan panggung. Proses kurasi ini dilakukan dengan ketat karena tingginya antusiasme peserta.

Sementara itu, kontes fotografi bertema “Desa Wisata” diikuti oleh 438 fotografer lokal Sidoarjo. Dari jumlah tersebut, 60 karya terbaik dipilih dan dipamerkan selama acara berlangsung.

Sebagai bagian dari hiburan utama, Jayandaru Jazz Kebun turut menampilkan pertunjukan musik jazz dari seluruh musisi yang berasal dari Sidoarjo.

Tak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan unik Jazz Angklung yang dimainkan oleh para musisi senior berusia di atas 50 tahun dari mitra komunitas Disbudporapar.

Selain seni dan hiburan, Jazz Jayandaru juga memberi ruang bagi 20 UMKM binaan untuk berpartisipasi dalam sentra kuliner. Hal ini menjadi wujud komitmen pemerintah untuk mengangkat ekonomi kreatif lokal sebagai bagian dari promosi pariwisata.

Meski diakui sebagai acara perdana, Jayandaru Jazz Kebun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Tantangan utama justru terletak pada banyaknya minat peserta, sehingga panitia harus melakukan proses kurasi yang ketat agar kualitas acara tetap terjaga.

“Kami berharap, masyarakat bisa lebih mensupport, partisipasi bisa lebih banyak. Kami ingin Sidoarjo dikenal sebagai kota event, tidak hanya di tingkat lokal tapi juga internasional,” tutup Vira. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.