Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig memberikan sambutan dan menyatakan apresiasi atas kegiatan berbagi antara Forwas dan Fave Hotel untuk para pekerja di TPA Griyo Mulyo Jabon, Sidoarjo. (Foto: Forwas for MetroToday)
SIDOARJO, METROTODAY – Momen Ramadan menjadi lebih bermakna bagi para pemilah sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi lebih bermakna bagi para pemilah sampah di Tempat Pengelolaan Akhir (TPA) Griyo Mulyo, Kecamatan Jabon. Mereka mendapat kejutan dari Fave Hotel Sidoarjo dan Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) yang menggelar acara berbagi Kamis (6/3).
Kegiatan berbagi Ramadhan itu berlangsung berkat kolaborasi Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) dan Fave Hotel Sidoarjo. Acara berbagi ini merupakan bentuk apresiasi bagi para pemilah sampah.
Merekalah yang selama ini bekerja di balik layar untuk menangani persoalan sampah di Kabupaten Sidoarjo. Mereka difasilitasi potong rambut gratis. Diajak berbuka puasa bersama. Diberi bingkisan parsel pula.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo Bahrul Amig mengungkapkan apresiasi dan terima kasihnya atas kegiatan tersebut. Baru kali ini ada kegiatan wartawan yang berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk buka bersama di TPA Sampah Jabon.
”Saya juga berterima kasih. Fave Hotel mampu memilah sampah sejak dari sumbernya. Kalau perlu nanti ada semacam MoU untuk langkah-langkah positif lebih lanjut,” ungkap Bahrul Amig.
Ketua Forwas Taufik menjelaskan, acara ini merupakan bagian dari kolaborasi tahunan antara Forwas dan Fave Hotel Sidoarjo. Tahun ini acaranya dikemas lebih spesial.
”Biasanya buka puasa di hotel. Sekarang kita hadirkan menu hotel di TPA. Selain Fave Hotel, juga ada dukungan dari berbagai pihak. Tadi juga ada potong rambut gratis di sini,” ujarnya.
General Manager Fave Hotel Sidoarjo Eka Dewi Kurniawati mengungkapkan, ini kali pertama manajemennya berbagi kebahagiaan dengan para pejuang sampah.
”Kami memang punya agenda rutin berbagi, lalu mendapat usulan untuk menggelar acara di sini. Kami bawakan bingkisan. Semoga berkenan,” ujarnya.
Dewi menegaskan bahwa Fave Hotel Sidoarjo juga turut serta dalam upaya pengelolaan sampah dengan memilah limbah organik dan anorganik sejak dari hotel. Ini langkah positif. Membantu Sidoarjo dalam mengelola sampah.
”Supaya saat sampai di sini, para pejuang sampah lebih mudah dalam memilah sampah,” ujarnya.
Bagaimana respons para pemilah sampah di TPA Griyo Mulyo? Mereka sangat senang mendapatkan ajakan buka bersama itu. Apalagi ada doa bersama, bagi-bagi bingkisan, dan kuis berhadiah. Mereka merasa dihargai.
”Alhamdulillah ada rezeki hari ini. Senang bisa berkumpul dengan teman-teman,” ucap Daumi, 58, salah satu pekerja di TPA Griyo Mulyo. (*)
Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…
Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…
Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…
Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…
Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…
Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…
This website uses cookies.