Categories: Gresik

BPBD Jatim Salurkan Bantuan Logistik ke Pengungsi Korban Banjir di Gresik

METRO TODAY-GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi korban banjir di wilayah Gresik, Jawa Timur.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, pada hari kedua banjir di wilayah Gresik tersebut, Tim BPBD Jatim terus melanjutkan proses evakuasi warga terdampak di Kecamatan Driyorejo, Gresik.

“Evakuasi ini melanjutkan aksi sebelumnya yang berlangsung hingga malam, dan bahkan hingga pukul 03.00 WIB,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (27/2).

Ia mengatakan, sejumlah warga rentan yang telah dievakuasi Tim BPBD Jatim, mulai dari kelompok lansia, anak-anak hingga warga yang sakit.

“Berdasar data Pusdalops BPBD Jatim, hingga saat ini jumlah pengungsi akibat banjir di Wilayah Driyorejo Gresik mencapai 113 jiwa,” katanya.

Ia menjelaskan, jumlah itu tersebar di dua lokasi yakni di Masjid Al-Muttaqin Desa Driyorejo sebanyak 88 orang dan di Balai Desa Bambe sebanyak 25 orang.

“Untuk kebutuhan pengungsi, Tim BPBD Jatim juga memberikan dukungan logistik, berupa, selimut sebanyak 200 pcs, kasur lipat 200 pcs, makanan tambahan gizi 400 dus, makanan siap saji 400 dus dan lauk pauk sebanyak 400 dus,” katanya.

Ia mengatakan, dukungan personel dan logistik juga diberikan untuk kegiatan dapur umum mandiri yang didirikan warga, di Balai Desa Bambe, Balai Desa Krikilan dan di Masjid Al-Muttaqin Desa Driyorejo.

“Khusus untuk mendukung kegiatan dapur umum di Balai Desa Krikilan, Tim BPBD Jatim juga mendirikan tenda pengungsi di halaman area setempat,” katanya.

Ia meminta agar Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas di lokasi banjir untuk memastikan, agar kebutuhan logistik warga terdampak benar-benar terpenuhi utamanya yang berada di lokasi pengungsian.

“Kami juga memastikan bahwa kegiatan dapur umum warga telah terpenuhi kebutuhan logistiknya dan masyarakat rentan yang terdampak bisa terpantau di lokasi pengungsian,” tuturnya.

Sebelumnya, Tim BPBD Jatim juga telah mendistribusikan bantuan logistik di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng dan Driyorejo, berupa, makanan siap saji sebanyak 2.400 kaleng, tambah gizi 2.400 kaleng, lauk pauk 2.400 kaleng dan hygenkit sejumlah 50 paket.

Sementara, hingga Rabu sore, kondisi ketinggian air di sejumlah desa di Kecamatan Driyorejo cenderung stabil di kisaran 30 cm hingga 100 cm. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

1 hour ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

20 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

22 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

23 hours ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

23 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Ziarah dengan Paket Lengkap (2)

Cukup mudah menjangkau Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Di tengah ruas Jalan Tol Waru—Juanda,…

1 day ago

This website uses cookies.