Pelayanan Cathlab PJT Jantung yang beroperasi mulai Senin, 18 Mei 2026 hanya melayani kondisi darurat, dengan lokasi pelayanan dialihkan ke Cathlab Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) atau EVANI.
Sementara itu, tindakan operasi bedah jantung dan pembuluh darah yang bersifat darurat dipindahkan ke Gedung Bedah Pusat.
Untuk pelayanan rawat inap, sejak kejadian kebakaran pada Jumat lalu, pasien rawat inap jantung telah dialihkan ke ruang low care buffer. Sedangkan pasien yang membutuhkan perawatan kritis penyakit jantung, kini ditempatkan di ruang ICU GBPT dan ruang ICU Isolasi yang sebelumnya merupakan ruang ICCU.
Pihak rumah sakit menegaskan tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dengan selalu mengutamakan keselamatan pasien, keluarga pasien, serta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas.
dr. Martha juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu penanganan insiden tersebut.
“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses penanganan kejadian ini, baik dari pihak pemadam kebakaran, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, mitra kerja, media massa, maupun masyarakat luas atas dukungan dan kerja sama yang diberikan,” pungkasnya. (ahm)
Pelayanan Cathlab PJT Jantung yang beroperasi mulai Senin, 18 Mei 2026 hanya melayani kondisi darurat, dengan lokasi pelayanan dialihkan ke Cathlab Gedung Bedah Pusat Terpadu (GBPT) atau EVANI.
Sementara itu, tindakan operasi bedah jantung dan pembuluh darah yang bersifat darurat dipindahkan ke Gedung Bedah Pusat.
Untuk pelayanan rawat inap, sejak kejadian kebakaran pada Jumat lalu, pasien rawat inap jantung telah dialihkan ke ruang low care buffer. Sedangkan pasien yang membutuhkan perawatan kritis penyakit jantung, kini ditempatkan di ruang ICU GBPT dan ruang ICU Isolasi yang sebelumnya merupakan ruang ICCU.
Pihak rumah sakit menegaskan tetap berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dengan selalu mengutamakan keselamatan pasien, keluarga pasien, serta seluruh tenaga kesehatan yang bertugas.
dr. Martha juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu penanganan insiden tersebut.
“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah membantu dalam proses penanganan kejadian ini, baik dari pihak pemadam kebakaran, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, mitra kerja, media massa, maupun masyarakat luas atas dukungan dan kerja sama yang diberikan,” pungkasnya. (ahm)