Categories: Surabaya Raya

Luxie Diandra Hadirkan Balon Udara Motif Surya Majapahit Di Ramadhan Vaganza Balai Kota Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Event Ramadhan Vaganza yang digelar di kawasan Balai Kota Surabaya berlangsung meriah. Salah satu daya tarik utama tahun ini adalah hadirnya balon udara bermotif batik Surya Majapahit yang dihadirkan oleh Luxie Diandra.

Balon udara tersebut tampil megah dengan balutan motif Surya Majapahit, simbol kebesaran dan kejayaan Kerajaan Majapahit yang memiliki nilai historis tinggi bagi masyarakat Jawa Timur. Kehadiran instalasi itu tidak hanya memperindah area acara, tetapi juga menjadi representasi kecintaan terhadap budaya lokal yang dikemas secara modern.

Luxie Diandra. (Dok. Pribadi)

Perwakilan Luxie Diandra menyampaikan bahwa partisipasi mereka dalam Ramadhan Vaganza merupakan bentuk kontribusi untuk menyemarakkan kegiatan Ramadan. Sekaligus memperkenalkan kembali motif klasik Nusantara kepada generasi muda.

”Melalui balon udara bermotif Surya Majapahit ini, kami ingin menghadirkan nuansa budaya yang kuat namun tetap relevan dengan suasana kekinian. Harapannya, masyarakat tidak hanya menikmati hiburan Ramadan, tetapi juga semakin bangga dengan warisan budaya sendiri,” ujarnya.

Ramadhan Vaganza sendiri menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Mulai bazar UMKM, kuliner khas Ramadan, hiburan religi, hingga aktivitas komunitas. Area balon udara Luxie Diandra pun menjadi salah satu spot favorit pengunjung untuk berfoto dan mengabadikan momen bersama keluarga.

Balon udara Luxie Diandra menjadi salah satu spot favorit pengunjung event Ramadhan Vaganza. (Dok. Luxie Diandra)

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung pada event yang berlangsung 25 Februari–1 Maret itu dan memadati lokasi acara setiap harinya. Balon udara bermotif Surya Majapahit ini menjadi ikon visual yang memperkuat identitas lokal dalam kemeriahan Ramadan di Kota Pahlawan.

Dengan perpaduan unsur tradisi dan kreativitas modern, kehadiran Luxie Diandra di Ramadhan Vaganza membuktikan bahwa budaya dapat terus hidup dan tampil memikat di tengah perayaan yang penuh kebersamaan. (dite)

Naufal

Recent Posts

Keliling Kota Piala Dunia #14: Monterrey, Nonton Bola Berlatar Gugusan Pegunungan Sierra Madre

Berada di kaki Pegunungan Sierra Madre, Monterrey menjadi kota tuan rumah Piala Dunia 2026 yang…

1 day ago

Cegah Banjir saat Musim Hujan, Pemkab Sidoarjo Percepat Normalisasi Sungai dan Pembersihan Afvoer

Normalisasi sungai dan pembersihan afvoer di Kota Delta tidak hanya digeber saat musim hujan. Pemkab…

1 day ago

Keliling Kota Piala Dunia #13: Guadalajara, Dari Birria Legendaris hingga Gemuruh Piala Dunia 2026

Guadalajara adalah jantung budaya negara tersebut. Kota kapital di negara bagian Jalisco ini dikenal sebagai…

2 days ago

Viral di Medsos, Pemotor Nekat Lintasi Rel KA Sidotopo Surabaya, KAI Kecam Keras Sanksi Menanti

Aksi nekat pengendara sepeda motor yang melintas di atas jalur rel kereta api kawasan Sidotopo…

2 days ago

Tanggul Lumpur Sidoarjo Bocor, DPR dan Pemkab Desak Penanganan Cepat

Luberan lumpur Sidoarjo kembali menjadi perhatian setelah tanggul di titik P10D mengalami kebocoran sejak Jumat…

2 days ago

Kemenangan Inggris atas Norwegia Diselimuti Jejak Makam Raja Alfred Penumpas Viking

Sejarah terkadang bekerja dengan cara yang luar biasa misterius, seolah menolak disebut sebagai kebetulan belaka.…

2 days ago

This website uses cookies.