Categories: Surabaya Raya

Pelayanan E-KTP Sidoarjo Semakin Baik; Pemohon Datang, Permohonan Diproses, Bisa Langsung Cetak

METRO TODAY, SIDOARJO – Pengurusan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) semakin mudah. Warga Sidoarjo yang memerlukan dokumen kependudukan tersebut bisa dilayani dengan cepat di kantor-kantor kecamatan maupun Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sidoarjo. Tidak perlu menunggu lama-lama.

Pengurusan e-KTP itu semakin mudah dan cepat karena blanko e-KTP selalu tersedia. Tidak lagi terjadi kekurangan stok blanko e-KTP. Jumlah persediaan blanko e-KTP sampai saat in melebihi permintaan dari warga. Tidak terjadi lagi daftar tunggu seperti sebelum-sebelumnya.

“Pemohon datang. Permohonan langsung proses dan bisa langsung cetak,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sidoarjo Redi Kusuma pada Senin (13/10/2025).

Selain ketersediaan blanko e-KTP, kemudahan lain diperoleh warga Sidoarjo lewat pelayanan yang semakin dekat. Warga wajib KTP tidak perlu lagi datang ke Kantor Dispendukcapil atau ke Mal Pelayanan Publik. Mereka cukup dilayani di kantor kecamatan masing-masing. Antusiasme warga tenyata sangat tinggi.

Sejak 19 September 2025, layanan cetak e-KTP sudah mencakup 18 kecamatan. Dispendukcapil Sidoarjo telah mengirim masing-masing 2.500 keping blanko e-KTP ke 18 kecamatan.

“Kalau habis, bisa minta lagi,” tambah Redi Kusuma.

Pada 18 September hngga 13 Oktober 2025, pencetakan e-KTP mencapai jumlah yang bervariasi. Masing-masing kecamatan Tarik 1.063, Prambon (652), Porong (245), Jabon (314), Tanggulangin (137), Candi (366), Sidoarjo 254), dan Krembung (550).

Selain itu, Kecamatan Tulangan melayani pencetakan e-KTP sebanyak 693 keping, Wonoayu (490), Krian (1.615), Balongbendo (538), Taman (1.368), Sukodono (597), Buduran (252), Gedangan (375), Sedati (300), dan Waru (833).

“Dispendukcapil juga Masih melayani pencetakan, termasuk di MPP yang mencapai 3.386 keping e-KTP. Total pencetakan sampai 13 Oktober mencapai 14.028 keping,” sebut Redi Kusuma.

Dia menyatakan bahwa pencetakan di Mal Pelayanan Publik mencapai 600 keping  per hari pada awal-awal pelayanan disentralkan di MPP. Sekarang jumlahnya jauh berkurang setelah pencetakan bisa dilakukan di kecamatan-kecamatan. Permohonan sudah berkurang jauh meski MPP tetap melayani hingga saat ini.

“Insya Allah sampai dengan 2026 blanko dan pelayanan e-KTP aman,” tegas Redi Kusuma. (MT)

Eros Muhammad

Recent Posts

Jalan di Tenggilis Mejoyo hingga Perak akan Ditinggikan, Pemkot Surabaya Target Kurangi Genangan

Pemkot Surabaya berencana melanjutkan peningkatan kualitas jalan di sejumlah titik yang berpotensi mengalami genangan saat…

5 minutes ago

Modus Jual Sembako Murah, Puluhan Ibu Rumah Tangga di Surabaya Tertipu Hingga Setengah Miliar Rupiah

Puluhan ibu rumah tangga (emak-emak) di Surabaya menjadi korban dugaan penipuan jual beli sembako fiktif.…

50 minutes ago

Jurnalis Surabaya dan Sidoarjo Belajar AI Bareng iSTTS

Puluhan jurnalis Surabaya dan Sidoarjo mengikuti Bootcamp Artificial Intelligence for Journalist di iSTTS. Belajar pemanfaatan…

2 hours ago

Doa Bersama 1.000 Anak Yatim untuk Sidoarjo yang Lebih Baik di Hari Jadi Ke-167

Pendopo Delta Wibawa terasa berbeda pada Minggu (1/2/2026) pagi. Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-167…

2 hours ago

Persiapan Asrama Haji Surabaya Capai 89 Persen Sambut Jemaah Haji, Fokus Perbaiki Ratusan Kamar yang Rusak

Jelang penyelenggaraan haji 2026, persiapan untuk transit jemaah di Asrama Haji Surabaya terus dilakukan. Dengan…

3 hours ago

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Surabaya, Pohon dan Reklame Tumbang

Cuaca ekstrem melanda Kota Surabaya sejak siang hingga malam hari ini, Selasa (3/2). Hujan deras…

4 hours ago

This website uses cookies.