7 April 2026, 5:12 AM WIB

Prajurit TNI dan Warga Surabaya Gelar Salat Gaib untuk Tiga Pahlawan Perdamaian di Lebanon

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti jajaran Kodim 0830 Surabaya Senin (6/4). Sejumlah prajurit TNI bersama warga Surabaya berkumpul untuk menggelar salat gaib serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan empati mendalam atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam misi internasional United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Tiga prajurit yang menerima penghormatan tersebut adalah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadon.

Dalam momen tersebut, doa dipanjatkan agar para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan.

WhatsApp Image 2026-04-06 at 18.30.57

Tidak hanya diikuti oleh anggota TNI, kehadiran masyarakat sekitar juga menjadi simbol dukungan moral yang kuat bagi para penjaga perdamaian dunia.

Komandan Kodim 0830 Surabaya, Kolonel Infanteri Bambang Raditya, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk penghormatan tertinggi negara dan rekan sejawat atas pengabdian para prajurit.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan para prajurit yang gugur, sekaligus memberikan dukungan moral bagi prajurit yang masih bertugas di luar negeri,” ujar Kolonel (Inf) Bambang Raditya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar konflik yang terjadi di wilayah penugasan internasional dapat segera berakhir demi mencegah adanya korban jiwa lebih lanjut, khususnya dari personel TNI yang tengah menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian.

“Harapannya, konflik di wilayah penugasan segera berakhir sehingga tidak ada lagi korban jiwa, terutama dari prajurit kita yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti jajaran Kodim 0830 Surabaya Senin (6/4). Sejumlah prajurit TNI bersama warga Surabaya berkumpul untuk menggelar salat gaib serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Kegiatan ini merupakan wujud solidaritas dan empati mendalam atas gugurnya putra-putra terbaik bangsa dalam misi internasional United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Tiga prajurit yang menerima penghormatan tersebut adalah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadon.

Dalam momen tersebut, doa dipanjatkan agar para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan.

WhatsApp Image 2026-04-06 at 18.30.57

Tidak hanya diikuti oleh anggota TNI, kehadiran masyarakat sekitar juga menjadi simbol dukungan moral yang kuat bagi para penjaga perdamaian dunia.

Komandan Kodim 0830 Surabaya, Kolonel Infanteri Bambang Raditya, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk penghormatan tertinggi negara dan rekan sejawat atas pengabdian para prajurit.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendoakan para prajurit yang gugur, sekaligus memberikan dukungan moral bagi prajurit yang masih bertugas di luar negeri,” ujar Kolonel (Inf) Bambang Raditya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar konflik yang terjadi di wilayah penugasan internasional dapat segera berakhir demi mencegah adanya korban jiwa lebih lanjut, khususnya dari personel TNI yang tengah menjalankan misi kemanusiaan dan perdamaian.

“Harapannya, konflik di wilayah penugasan segera berakhir sehingga tidak ada lagi korban jiwa, terutama dari prajurit kita yang sedang menjalankan misi perdamaian dunia,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait