KRI Prabu Siliwangi 321 saat tiba di Koarmada II disambut langsung oleh Panglima Koarmada II, Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya, di Dermaga Madura, Ujung Surabaya. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Alutsista Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali bertambah. Kapal perang modern jenis multi-purpose combat ship, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi tiba dan bergabung dalam jajaran Komando Armada II (Koarmada II) di Surabaya, Minggu (29/3).
Kedatangan kapal tersebut disambut langsung Panglima Koarmada II, Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya, di Dermaga Madura, Ujung Surabaya. Momen ini menandai bergabungnya unsur kapal perang terbaru yang diharapkan mampu memperkuat pertahanan laut Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia tengah.
KRI Prabu Siliwangi-321 menempuh perjalanan panjang dari Italia sejak 11 Februari 2026. Sebelum tiba di Surabaya, kapal ini terlebih dahulu sandar di Jakarta pada 26 Maret untuk proses serah terima resmi kepada Koarmada II.
Dengan panjang mencapai 143 meter dan dilengkapi sistem persenjataan serta sensor modern, kapal ini memiliki kemampuan tempur multi peran, mulai dari patroli keamanan laut, pengawalan objek vital, hingga misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 juga melengkapi kekuatan Koarmada II sebagai kapal kedua di kelasnya, setelah KRI Brawijaya yang bergabung pada tahun lalu. Dua kapal modern ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan operasional TNI AL dalam menjaga stabilitas keamanan maritim nasional.
“Kita menerima dan menyambut kedatangan kapal kedua dari kelas multi-purpose combat ship, yaitu KRI Prabu Siliwangi-321, yang sejak 11 Februari lalu berangkat dari Italia dan hari ini resmi masuk dalam jajaran Koarmada II di Surabaya,” ujar Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya, Minggu (29/3).
Menurutnya, kehadiran kapal dengan teknologi terbaru ini menjadi energi baru bagi jajaran TNI AL dalam menghadapi tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks. “Kapal dengan desain futuristik dan sistem terintegrasi tersebut diharapkan mampu memberikan efek penangkal atau deterrence terhadap berbagai potensi ancaman di wilayah perairan Indonesia,” jelasnya.
Selain menjalankan misi operasional, selama pelayaran menuju Indonesia, KRI Prabu Siliwangi-321 juga melakukan kunjungan ke sejumlah negara sahabat seperti Maroko, Nigeria, Afrika Selatan, dan Mauritius. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari diplomasi maritim Indonesia sekaligus uji ketangguhan kapal dalam pelayaran jarak jauh.
Bergabungnya KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan bagian dari program modernisasi alutsista TNI Angkatan Laut, sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam meningkatkan kesiapan pertahanan serta menjaga kedaulatan wilayah laut nasional di tengah dinamika keamanan global. (ahm)
Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Masyarakat Peduli Hutan (GEMA DUTA) menggelar aksi damai…
Rencana penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) mengemuka. Salah satu alasannya…
Sayyid Hasan Al-Madinah atau yang biasa dikenal dengan nama Sayyid Hasan Madinah adalah cicit dari…
PSSI menggelar malam penganugerahan untuk insan sepak bola Indonesia dengan tajuk PSSI Awards. Sebanyak 17…
Orang patut bertanya, mengapa Sayyid Hasan memiliki nama belakang Al-Madinah? Benarkah beliau berasal dari Madinah,…
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mencatat intensitas penanganan kedaruratan yang tetap terjaga…
This website uses cookies.