Categories: Nasional

Mendiktisaintek Targetkan Dosen Raih Guru Besar sebelum Usia 50 dengan Skema 6-7-8

METROTODAY, SURABAYA – Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI Prof Brian Yuliarto mengeluarkan panduan karier dosen melalui skema 6-7-8 yang menargetkan para dosen dapat meraih jabatan Guru Besar dalam waktu 21 tahun masa kerja.

Ia bahkan mengajak pimpinan kampus untuk memberikan motivasi berupa “surat cinta” kepada dosen usia di atas 50 tahun yang belum mencapai gelar tertinggi tersebut. Hal ini disampaikan Mendikti saat meresmikan gedung Twin Tower Wimaya Kampus UPN Veteran Jawa Timur di Surabaya.

Menurutnya, peningkatan karier dosen menjadi kunci peningkatan kualitas perguruan tinggi Indonesia. Pihaknya telah merancang peta jalan karier yang terukur bagi para pendidik di perguruan tinggi melalui skema tersebut, yang diharapkan dapat membuat jenjang jabatan fungsional dosen lebih sistematis.

Skema ini menjadi panduan ideal bagi dosen dalam merencanakan kenaikan jabatan, dengan total masa kerja yang dibutuhkan untuk mencapai puncak karier akademik sekitar 21 tahun.

“Enam tahun masa kerja untuk mencapai Lektor, tujuh tahun berikutnya menjadi Lektor Kepala, dan delapan tahun selanjutnya harus sudah menjadi Guru Besar. Artinya, total 21 tahun masa kerja,” ujar Prof Brian, Rabu (28/1).

Dengan perhitungan tersebut, seorang dosen yang memulai karier pada usia 30 tahun diproyeksikan dapat meraih gelar Guru Besar saat memasuki usia 50-an. Target ini dinilai realistis jika dosen konsisten menjalankan tridarma perguruan tinggi.

Mendiktisaintek juga mengingatkan agar dosen tidak terjebak dalam rutinitas administratif atau beban mengajar berlebihan hingga mengabaikan riset. “Saya minta para dosen jangan terlalu asyik mengajar atau sibuk di urusan manajemen sampai lupa meneliti dan menulis paper,” tegasnya.

Selain kepada dosen, Prof Brian juga meminta pimpinan perguruan tinggi untuk lebih proaktif, termasuk dengan pendekatan persuasif bagi dosen senior yang belum mencapai jabatan tertinggi.

Ia memberikan pesan khusus kepada Rektor UPN Veteran Jawa Timur untuk memperhatikan dosen yang telah berusia di atas 50 tahun namun belum meraih gelar Guru Besar.

“Pesan saya untuk pak rektor, jika ada dosen di atas usia 50 tahun yang belum Guru Besar, tolong dikirimi surat cinta sebagai bentuk motivasi agar segera menulis paper,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa kenaikan jabatan fungsional tidak hanya bermanfaat bagi dosen secara personal, tetapi juga berdampak pada peningkatan reputasi institusi dan kualitas akademik nasional.

“Jika jabatan fungsional naik, kualitas institusi akan meningkat, dan kesejahteraan dosen pun akan mengikuti,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

1 hour ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

2 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

21 hours ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

23 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

Mobil Innova Zenix Ditumpangi Dua Lansia Terguling Tabrak Tiang Lampu dan Pohon

Sebuah mobil Toyota Innova Zenix mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak tiang lampu penerangan jalan dan…

1 day ago

This website uses cookies.