4 February 2026, 7:51 AM WIB

Kemensos Siapkan Rehabilitasi Rumah dan Ekonomi Warga Terdampak Bencana Aceh dan Sumatera

METROTODAY, SURABAYA – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan dukungan logistik dan pengadaan dapur umum di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara selama masa kedaruratan. Sampai saat ini, dapur umum beroperasi di 42 titik dan menyajikan lebih dari 400 ribu porsi setiap hari.

“Tiap hari dapur umum terus masih bekerja sampai sekarang ini. Tentu ini belum cukup, tetapi ada juga dapur umum dari TNI, Polri, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Kita terus bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan logistik maupun makanan untuk pengungsi,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat di Pos Bloc Kebonrojo, Surabaya, Senin (29/12).

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku sampai hari ini, belanja Kementerian Sosial untuk ketiga provinsi tersebut sudah melebihi Rp 100 miliar rupiah.

Sesuai arahan Presiden Prabowo, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara dan Kementerian Keuangan untuk menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

“Bagi yang sudah masuk hunian sementara atau hunian tetap, nanti akan ada bantuan untuk membeli isian rumah sebesar Rp 3 juta setiap keluarga,” ungkapnya.

Selain itu, akan ada jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 450.000 per orang setiap bulannya selama 3 bulan yang setara dengan Rp 15.000 per hari per orang, naik dari Rp 10.000 sebelumnya setelah koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Contohnya, keluarga beranggotakan 4 orang akan mendapatkan Rp1,8 juta per bulan selama 3 bulan (total Rp5,4 juta) ditambah bantuan isian rumah Rp 3 juta. Selanjutnya, setelah proses asesmen, setiap keluarga yang memenuhi syarat juga akan menerima bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp 5 juta.

Pihaknya juga mulai menyalurkan santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp 15 juta per orang dan korban luka berat sebesar Rp5 juta. “Sampai hari ini kami sudah menyalurkan ke 86 ahli waris dengan nilai Rp1,2 miliar lebih di Kabupaten Pidi, Pidi Jaya, dan Kota Sibolga,” terangnya.

Semua bantuan akan diberikan berdasarkan data tunggal yang diverifikasi oleh BNPB dan pemerintah daerah, setelah penerima memasuki hunian sementara atau tetap. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan dukungan logistik dan pengadaan dapur umum di daerah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara selama masa kedaruratan. Sampai saat ini, dapur umum beroperasi di 42 titik dan menyajikan lebih dari 400 ribu porsi setiap hari.

“Tiap hari dapur umum terus masih bekerja sampai sekarang ini. Tentu ini belum cukup, tetapi ada juga dapur umum dari TNI, Polri, masyarakat, dan lembaga swadaya masyarakat. Kita terus bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan logistik maupun makanan untuk pengungsi,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf saat di Pos Bloc Kebonrojo, Surabaya, Senin (29/12).

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku sampai hari ini, belanja Kementerian Sosial untuk ketiga provinsi tersebut sudah melebihi Rp 100 miliar rupiah.

Sesuai arahan Presiden Prabowo, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Sekretaris Negara dan Kementerian Keuangan untuk menyiapkan program rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana.

“Bagi yang sudah masuk hunian sementara atau hunian tetap, nanti akan ada bantuan untuk membeli isian rumah sebesar Rp 3 juta setiap keluarga,” ungkapnya.

Selain itu, akan ada jaminan hidup (jadup) sebesar Rp 450.000 per orang setiap bulannya selama 3 bulan yang setara dengan Rp 15.000 per hari per orang, naik dari Rp 10.000 sebelumnya setelah koordinasi dengan Kementerian Kesehatan.

Contohnya, keluarga beranggotakan 4 orang akan mendapatkan Rp1,8 juta per bulan selama 3 bulan (total Rp5,4 juta) ditambah bantuan isian rumah Rp 3 juta. Selanjutnya, setelah proses asesmen, setiap keluarga yang memenuhi syarat juga akan menerima bantuan pemulihan ekonomi sebesar Rp 5 juta.

Pihaknya juga mulai menyalurkan santunan untuk korban meninggal dunia sebesar Rp 15 juta per orang dan korban luka berat sebesar Rp5 juta. “Sampai hari ini kami sudah menyalurkan ke 86 ahli waris dengan nilai Rp1,2 miliar lebih di Kabupaten Pidi, Pidi Jaya, dan Kota Sibolga,” terangnya.

Semua bantuan akan diberikan berdasarkan data tunggal yang diverifikasi oleh BNPB dan pemerintah daerah, setelah penerima memasuki hunian sementara atau tetap. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait