Universitas Airlangga (Unair) menduduki peringkat ke-54 sebagai universitas terbaik di Asia dalam pemeringkatan QS Asia University Rankings (AUR) 2026. Capaian ini mempertahankan posisi sebagai kedua terbaik di Indonesia. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Universitas Airlangga (Unair) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam pemeringkatan QS Asia University Rankings (AUR) 2026, Unair berhasil menduduki peringkat ke-54 sebagai universitas terbaik di Asia, sekaligus mempertahankan posisinya sebagai yang kedua terbaik di Indonesia.
Capaian ini menandai peningkatan signifikan dari tahun ke tahun, mengantarkan Unair ke jajaran Top 3,5 persen universitas terbaik di Asia. Hal ini mencerminkan reputasi akademik yang solid, produktivitas riset yang tinggi, serta kolaborasi berkelanjutan baik di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor Unair, Prof. Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa sinergi dari seluruh civitas academica, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, hingga mitra, menjadi kunci utama kesuksesan Unair.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh civitas akademika yang terus melahirkan karya riset dan pengajaran berkualitas, tenaga kependidikan dengan pelayanan prima, serta mahasiswa dengan prestasi dan semangat belajarnya. Tak lupa apresiasi mendalam juga kami sampaikan kepada para alumni dan mitra yang selalu memberikan dukungan tanpa henti,” ungkap Prof. Madyan, Kamis (6/11).
Prof. Madyan menjelaskan bahwa QS AUR menggunakan 11 indikator yang terbagi menjadi empat pilar utama yakni research and discovery, employability and outcomes, learning experience, dan global engagement. Unair menunjukkan performa yang sangat baik pada 7 indikator, dengan skor di atas 90 dari 100.
“Yang paling membanggakan adalah skor employer reputation Unair mencapai 99,7 dari nilai maksimal 100,” paparnya. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan Unair sangat dihargai dan diakui kualitasnya oleh para pemberi kerja.
Meski demikian, Prof. Madyan mengimbau seluruh civitas academica Unair untuk tidak berpuas diri. Ia menekankan bahwa capaian ini harus menjadi pengingat dan evaluasi untuk terus memperbaiki kekurangan dan meningkatkan kinerja di berbagai bidang.
“Kita akan memastikan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat agar terus tumbuh secara konsisten, berkelanjutan serta berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan demi kemanusiaan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Badan Perencanaan dan Pengembangan (BPP) Unair, Dian Ekowati, menambahkan bahwa Unair akan terus melakukan berbagai langkah perbaikan dan penguatan yang berkelanjutan.
Ia menyebut beberapa langkah strategis yang akan menjadi fokus Unair seperti meningkatkan program staff dan student mobility serta kolaborasi riset global, mengoptimalkan publikasi internasional dan kualitas riset untuk memperkuat indikator Citations per Paper dan Papers per Faculty, hingga meningkatkan jumlah dosen bergelar doktor dan memperkuat reputasi akademik serta employer reputation melalui sinergi alumni dan mitra dunia kerja.
“Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Unair untuk terus meningkatkan visibility dan memberikan dampak global yang lebih luas,” pungkasnya. (ahm)
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…
Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…
KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…
Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…
PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…
This website uses cookies.