Categories: Nasional

Bupati Pati Tegas Tak Mau Mundur, Siap Hadapi Hak Angket DPRD

METROTODAY, PATI – Di tengah gelombang aksi unjuk rasa yang menuntut pengunduran dirinya, Bupati Pati Sudewo menegaskan tidak akan mundur dari jabatannya.

Bahkan, ia tegas mengatakan jika dirinya terpilih secara konstitusional melalui proses demokrasi di pilkda. Sehingga tidak bisa diberhentikan hanya karena desakan massa.

“Tentunya tidak bisa harus berhenti dan mundur dengan tuntutan seperti itu, karena semua ada mekanismenya,” ujar Sudewo, Rabu (13/8).

Ia mengaku menghormati proses politik yang tengah berlangsung di DPRD Kabupaten Pati, termasuk penggunaan hak angket oleh para anggota dewan.

“DPRD memiliki hak angket dan saya menghormati paripurna tersebut,” tegasnya.

Meski aksi unjuk rasa sempat diwarnai insiden pelemparan, Sudewo mengaku memahami emosi massa. Ia menilai situasi secara umum sudah kondusif.

“Kalaupun saat menemui pendemo terjadi pelemparan, kami bisa memahami. Tapi yang terpenting, semuanya sudah berjalan baik,” ujarnya.

Bupati yang baru beberapa bulan menjabat ini juga mengakui ada banyak hal yang perlu diperbaiki. Ia berjanji menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran dan memperbaiki kekurangan ke depan.

Selain itu, ia berpesan kepada warga Pati agar tetap bersatu dan tidak terprovokasi.

“Kabupaten Pati milik kita bersama. Mari kita jaga supaya pembangunan dan pelayanan tetap berjalan lancar,” tambahnya.

Terkait massa aksi yang mengalami masalah kesehatan, Sudewo meminta pihak rumah sakit memberikan perawatan terbaik agar mereka segera pulih.

Sementara itu, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin membenarkan bahwa rapat paripurna hari ini dihadiri 42 dari 50 anggota dewan sehingga kuorum.

Dalam rapat tersebut, seluruh fraksi sepakat membentuk Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket dengan 15 anggota untuk mengevaluasi kebijakan Bupati terkait penanganan aksi unjuk rasa.

“Hari ini pansus langsung bekerja. Mereka punya waktu 60 hari kerja untuk menghasilkan rekomendasi yang nantinya akan disampaikan ke Mahkamah Agung,” jelas Ali.

Ia mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi agar kondusif dan menyampaikan pendapat dengan cara yang tertib. “Pati milik kita bersama, jadi mari kita jaga bersama,” pungkasnya. (red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.