Categories: Kabar Haji

Kecemasan Keluarga Jemaah Haji Kloter 33 karena Kabar Ancaman Bom di Pesawat, Setia Menanti hingga Dini Hari

METROTODAY, SURABAYA – Rencana kepulangan jemaah haji Kloter 33 Debarkasi Surabaya asal Jember pada Sabtu (21/6) berubah menjadi momen penuh kecemasan bagi keluarga yang telah menanti di Asrama Haji Surabaya.

Pasalnya, pesawat Saudi Arabia Airlines dengan nomor penerbangan SVA 5688 yang membawa 387 jemaah asal Jember itu, tiba-tiba mendapat ancaman bom dan harus mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Medan. Kabar tak terduga ini sontak membuat syok para keluarga yang siap menjemput.

Pesawat yang seharusnya mendarat di Bandara Internasional Juanda pada Sabtu (21/6) pukul 11.30 WIB itu, terpaksa menunda kedatangannya. Mereka baru melanjutkan perjalanan dan rencana akan tiba di Bandara Internasional Juanda pada Minggu (22/6) dinihari.

Salah satu keluarga jemaah, Andayani, yang jauh-jauh datang dari Jember untuk menjemput sang suami, Suwarno, mengaku sangat terkejut saat menerima kabar tersebut.

“Awalnya kami tidak tahu apa-apa,” ujar Andayani, Sabtu (21/6), menggambarkan kepanikan awal.

Ia baru mengetahui insiden mengerikan itu setelah sang suami menelepon dan mengabarkan bahwa pesawat yang ditumpanginya mendapat ancaman bom dan harus mendarat darurat.

“Baru setelah menghubungi suami saya lewat telepon, saya tahu pesawatnya mendapat ancaman bom dan harus mendarat darurat di Medan,” ungkapnya.

Andayani dan keluarga lainnya merasakan betul kecemasan yang mendalam. Mereka harus menunggu berjam-jam di depan Asrama Haji, diliputi ketidakpastian kapan para jemaah akan tiba.

Namun, secercah kelegaan datang setelah Andayani mendapat kabar bahwa suaminya dan seluruh jemaah lain dalam kondisi baik.

“Alhamdulillah, suami saya dan jamaah lainnya selamat, suaranya masih terdengar sedikit gemetar. Meskipun harus menunggu lebih lama, yang penting mereka semua sehat dan selamat sampai di Surabaya,” tuturnya dengan nada penuh syukur.

Bersama anak dan anggota keluarga lainnya, Andayani bertekad untuk tetap setia menanti di depan Asrama Haji Surabaya hingga suaminya tiba. “Tetap saya tunggu sampai tiba,” tegasnya.

Para keluarga berharap agar seluruh jemaah yang berada di pesawat Saudi Arabia Airlines tersebut tetap tenang dan tiba dengan selamat di Surabaya. “Ya mudah-mudahan tidak ada kendala semuanya dan lancar,” harap mereka.

Diketahui, 387 jemaah tersebut rencananya akan menginap semalam di Medan sebelum kembali diterbangkan pada Minggu (22/6) dini hari menuju Juanda menggunakan pesawat Saudi Arabia Airlines yang sama. Semoga perjalanan mereka lancar hingga tiba kembali di Tanah Air. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taxmon Perkuat Pengawasan Pajak Daerah, Pemkab Sidoarjo Targetkan 454 Titik Terpasang Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat digitalisasi pengelolaan pajak daerah melalui pemasangan Tax Monitoring System (Taxmon)…

9 hours ago

Socceroos Kena Tilang di Seattle, Amerika Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Australia dengan…

20 hours ago

Cinta Rashford pada Barcelona Bertepuk Sebelah Tangan meski Sudah Rela Turun Harga

Masa depan Marcus Rashford menjadi salah satu “kisah cinta” paling dramatis di bursa transfer Eropa.…

20 hours ago

Cak Klepon Pabean Cantian Jemput Bola Urus Akta Kelahiran dan Kematian Warga Surabaya

Kecamatan Pabean Cantian menghadirkan terobosan layanan administrasi kependudukan bernama Cak Klepon atau Cetak Akte Kelahiran…

20 hours ago

Gaji ke-13 dan TPP ASN/PPPK Surabaya Dipastikan Cair, TPP Naik Menjadi 100 Persen

Pemkot Surabaya memastikan gaji ke-13 serta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)…

21 hours ago

Liverpool Bertaruh dengan Iraola, Van Dijk Akui Terkejut Slot Didepak

Liverpool FC resmi mengakhiri kerja sama dengan Arne Slot setelah dua musim kebersamaan dan langsung…

22 hours ago

This website uses cookies.