Categories: Kabar Haji

Jemaah Probolinggo Wafat di Pesawat Saudi Airlines karena Serangan Jantung

METRORODAY, SURABAYA – Kabar duka kembali menyelimuti penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Seorang calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Probolinggo, Sri Umami Kasih (55), wafat di dalam pesawat saat dalam perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi, Selasa (27/5) pagi pukul 05.00 waktu setempat.

Dengan demikian, total jemaah haji asal Embarkasi Surabaya yang meninggal dunia sebelum menunaikan ibadah haji bertambah menjadi 11 orang.

“Benar, ada penambahan jemaah haji Embarkasi Surabaya yang wafat. Beliau, Sri Umami Kasih, meninggal dunia di pesawat Saudi Arabia Airlines karena sakit jantung,” ungkap Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Sugiyo, Selasa (27/5).

Sri Umami tergabung dalam Kloter 85. Jenazahnya akan dimakamkan di Makkah, Arab Saudi. Pihak PPIH menyampaikan doa dan duka mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain menyampaikan kabar duka, Sugiyo juga memberikan perkembangan terkini terkait jemaah yang sebelumnya tertunda keberangkatannya karena dirawat di RS Amri Medan.

Satu jemaah beserta pendamping dari Tuban yang tergabung dalam Kloter 69 kini telah diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Alhamdulillah satu jemaah dan satu pendampingnya asal Tuban yang kemarin dirawat di RS Amri Medan sudah diberangkatkan ke Makkah,” jelasnya.

Sementara itu, saat ini masih ada tiga jemaah yang dirawat di RS Haji Surabaya dengan satu orang pendamping. Sugiyo berharap kondisi mereka segera pulih agar dapat mengikuti keberangkatan haji di sisa waktu yang tinggal lima hari.

“Semoga bisa berangkat karena tinggal lima hari waktu yang tersisa untuk pemberangkatan ke Tanah Suci,” ujarnya penuh harap.

Dengan meningkatnya jumlah jemaah wafat, PPIH kembali mengingatkan seluruh calon jemaah untuk senantiasa menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalani ibadah haji, mengingat suhu ekstrem dan aktivitas fisik yang tinggi di Tanah Suci.

Embarkasi Surabaya akan terus memantau kondisi seluruh jemaah serta memberikan layanan kesehatan maksimal selama masa pemberangkatan dan pelaksanaan ibadah haji. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Kenjeran Jadi Saksi Lahirnya Laboratorium Keliling Deteksi Ancaman Mikroplastik

Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.

46 minutes ago

Komisi B DPRD Surabaya Soroti Pagar Tinggi Mal di Surabaya: Jangan Bangun Kesan Kota Mencekam

Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…

1 hour ago

Kanwil DJP II Jatim Capai Penerimaan Rp16,08 T, Buah Sinergi dengan Media

Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…

2 hours ago

Gantikan Rontgen, Hormon dalam Air Liur Bisa Diagnosa Kapan Gigi Anak Tumbuh

Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…

3 hours ago

Operasi SAR Khusus KM Mutiara Sentosa 2 Dihentikan, Bangkai Kapal Diduga Terbawa Arus

Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…

10 hours ago

Jenazah Dua Korban KM Mutiara Sentosa 2 Diserahkan ke Keluarga, Tiga Jenazah Menyusul

Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…

14 hours ago

This website uses cookies.