Categories: Fair Play

Kolombia Tersingkir, Swiss Ukir Sejarah Lolos ke 8 Besar Piala Dunia setelah 72 Tahun

METROTODAY, VANCOUVER – Kolombia harus mengubur mimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Pada babak 16 besar di BC Place, Vancouver, Selasa (7/7/2026) waktu setempat, mereka menyerah kepada Swiss melalui adu penalti.

Kedua tim bermain imbang tanpa gol selama 120 menit. Swiss tampil lebih tenang dalam babak tos-tosan dan menang 4-3 untuk mengamankan satu tempat di perempat final. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan Rossocrociati -julukan Swiss- mencetak sejarah dengan lolos ke delapan besar Piala Dunia untuk kali pertama sejak edisi 1954.

Sejak peluit pertama ditiup, pertandingan bergulir layaknya seorang yang baru belajar mengemudi dengan penuh kehati-hatian. Kolombia sejatinya mengambil inisiatif serangan lebih dulu memanfaatkan magis kreativitas James Rodríguez di lini tengah. Peluang emas pertama lahir pada menit ke-21 melalui sepakan melengkung Gustavo Puerta dari luar kotak penalti. Namun, kiper Swiss Gregor Kobel tampil bak pahlawan dengan penyelamatan akrobatik yang fantastis. Swiss tak tinggal diam. Mereka membalas lewat tendangan voli kaki kiri Fabian Rieder yang memaksa Camilo Vargas jatuh bangun menyelamatkan gawangnya sebelum babak pertama usai.

Memasuki paruh kedua hingga babak tambahan waktu, Reuters melaporkan tensi di lapangan justru semakin mendidih meski kedua tim mulai dirayapi kelelahan. Drama mencapai puncaknya di babak extra time kala tandukan tajam bek Kolombia Jhon Lucumí membentur mistar gawang dengan keras, membuat lautan suporter kuning mereka histeris. La Tricolor -julukan Kolombia- melewatkan peluang emas paling konyol di menit-menit akhir laga saat blunder fatal kapten Swiss Granit Xhaka justru gagal dikonversi menjadi gol oleh Jaminton Campaz yang tendangannya melambung jauh di atas mistar gawang meski sudah berhadapan satu lawan satu dengan Kobel.

Ketika laga harus diselesaikan di babak tos-tosan, dewi fortuna memeluk Swiss secara hangat. Eksekusi penalti kapten Kolombia Davinson Sánchez yang membentur mistar serta kegagalan Cucho Hernández yang ditepis oleh Kobel menjadi mimpi buruk bagi wakil Amerika Selatan. Meski Manuel Akanji sempat gagal mengeksekusi penalti, ketenangan Ruben Vargas sebagai algojo terakhir berhasil memastikan kemenangan bersejarah 4-3 bagi Swiss.

Para analis dari The Guardian dan TNT Sports sepakat bahwa Swiss sukses memainkan peran sebagai “penawar racun” dari sepak bola menyerang Kolombia. Mereka memuji bagaimana lini belakang Swiss yang dikomandoi Manuel Akanji mampu meredam agresivitas Luis Díaz yang sedang on-fire musim ini sepanjang laga.

Kemenangan ini sekaligus memecahkan kutukan sejarah, meloloskan Swiss ke babak perempat final Piala Dunia untuk kali pertama sejak tahun 1954 untuk menantang sang juara bertahan, Argentina. (ezaar)

Naufal

Recent Posts

Wisudawan Untag Asal NTT Hadiri Wisuda Tanpa Keluarga, Civitas Akademis Urunan Kirim Donasi

Kebahagiaan wisuda ke-133 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Sabtu (22/8), terasa lebih bermakna. Di…

6 hours ago

Melintas di Jalur Khusus R4, Pemotor Warga Gresik Tewas Ditabrak Mobil di Jembatan Suramadu

Kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor dan mobil terjadi di area Jembatan Suramadu, Tambak Wedi,…

6 hours ago

Sampah Horeka di Keputih Dipilah Sembarangan Ancam Lingkungan, Cak Eri Ancam Pidanakan Pengelola

Pemkot Surabaya menertibkan aktivitas pemilahan dan pengolahan sampah tanpa izin di lahan seluas sekitar 1,4…

7 hours ago

Wayang Pandawa Jadi Art Toys, Mahasiswa UK Petra Kenalkan Budaya Jawa ke Gen Alpha

Pameran tugas akhir Adiwarna 2026 karya mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dan International Program in…

7 hours ago

Didukung 36 Cabor, Rafi Wibisono Daftar Calon Ketua Umum KONI Sidoarjo

Rafi Wibisono meramaikan bursa calon ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode…

10 hours ago

Akses Nagekeo Tersendat, Gempa Susulan Terus Terjadi, Tim ITS Turun Pantau Struktur Bangunan di NTT

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) segera menerjunkan tim Satgas Bencana untuk melakukan peninjauan ke lokasi…

19 hours ago

This website uses cookies.