Erling Haaland jagoan Norwegia di Piala Dunia 2026. (Foto: Sports Mole)
METROTODAY, DALLAS – Norwergia memastikan diri melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menundukkan Pantai Gading dengan skor 2-1 dalam duel sengit di Dallas Stadium, Arlington, Selasa (30/6) waktu setempat.
Kemenangan itu tidak diraih dengan mudah. Tim besutan Stale Solbakken harus menunggu hingga menit-menit akhir sebelum Erling Haaland kembali menunjukkan naluri pembunuhnya di depan gawang. Hasil tersebut mengantar Norwegia bertemu Brasil pada babak 16 besar.
Sejak menit awal dibunyikan, Norwegia tampil berani dengan mengandalkan kombinasi umpan cepat Martin Odegaard dan pergerakan eksplosif Antonio Nusa. Strategi itu membuahkan hasil ketika Nusa membuka keunggulan lewat penyelesaian spektakuler pada babak pertama.
Pantai Gading tidak tinggal diam. Juara Piala Afrika 2024 tersebut perlahan mengambil alih penguasaan bola melalui mobilitas Franck Kessie dan memaksa Norwegia lebih banyak bertahan demi mempertahankan keunggulan tipis mereka.
Tekanan tanpa henti akhirnya berbuah hasil bagi wakil Afrika. Menurut laporan Sofascore, Amad Diallo, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol penyama kedudukan melalui aksi dribel lincah di dalam kotak penalti yang memikat pada menit ke-74. Pertandingan pun berubah menjadi pertarungan terbuka.
Ketika banyak penggemar memperkirakan duel akan berlanjut ke babak tambahan, Haaland tunas sebagai pembeda. Penyerang Manchester City itu melepaskan penyelesaian klinis empat menit jelang waktu normal berakhir, dan melucuti Pantai Gading dengan kemenangan untuk Norwegia 2-1 sekaligus mengirim ke babak 16 besar.
Reuters mencatat gol tersebut menjadi gol internasional ke-60 “sang robot”, sekaligus memperjelas reputasi sebagai pemain yang mampu menentukan nasib tim di pertandingan besar.
Di sisi lain, keputusan Solbakken mengistirahatkan seluruh pemain inti saat laga terakhir fase grup melawan Prancis sempat menuai kritik, tetapi kini justru dianggap sebagai langkah jitu karena skuad Norwegia tampil lebih segar di fase gugur.
Para pandit sepak bola papan atas dunia yang mulai menakar peluang Norwegia menggulingkan raksasa Amerika Selatan, Brasil. Legenda Inggris yang kini menjadi analis, Alan Shearer, menyebut bahwa visi Martin Odegaard yang dipadukan dengan insting predator Haaland adalah “senjata mematikan” yang bisa membuat lini belakang Brasil kelabakan jika diberi ruang sedikit saja.
Namun, ulasan taktis dari The Athletic memberikan catatan kritis. Mereka mengingatkan bahwa Norwegia wajib membenahi koordinasi transisi bertahan mereka yang sempat kedodoran, karena Brasil memiliki level kreativitas dan kecepatan yang jauh lebih menyengat daripada Pantai Gading.
Di sudut lain Stadion Dallas, awan mendung menggelayuti kubu Pantai Gading dengan rasa sesal yang mendalam menyelimuti sang juru taktik, Emersen Fae. Dengan nada suara yang bergetar, Fae mengungkapkan rasa bangganya atas determinasi skuad Gajah Afrika (julukan Pantai Gading) yang sempat membuat Norwegia ketar-ketir, namun ia menyesali hilangnya konsentrasi di menit-menit akhir yang berujung fatal.
Amad Diallo, sang pencetak gol penyeimbang yang tampak lesu di lorong stadion, juga mengakui bahwa sepak bola bisa sangat kejam karena satu kelengahan kecil melawan pemain sekelas Haaland berarti tiket pulang ke rumah, seperti yang diwartakan oleh BBC Sport. (eza/mt)
Tak ada yang menyangka Belgia mampu keluar dari lubang sedalam itu. Tertinggal dua gol hingga…
Gila, dramatis, dan sukses bikin senam jantung! Laga babak 32 besar Piala Dunia di Atlanta…
Komitmen dalam mendukung kesejahteraan pekerja migran ditunjukkan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Hal…
Kesuksesan tidak selalu lahir dari ibu kota. Kalimat itu seolah menjadi gambaran perjalanan hidup Bayu…
Kekalahan pelik dari Maroko di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menjadi pertandingan terakhir Ronald…
SARASEHAN Kebangsaan KSTI 2026 yang berlangsung pada 26–28 Juni 2026 di Jakarta International Convention Center…
This website uses cookies.