Tak sampai itu, kreativitas mereka juga berada di level tertinggi turnamen menciptakan 4,5 peluang emas per pertandingan, sebuah angka yang membuktikan mengapa lini serang ini pantas disebut sebagai mimpi buruk paling nyata bagi setiap pasang bek di dunia saat ini, dilansir dari Opta Analyst.
Keberhasilan ini juga memperpanjang kesan bahwa Prancis semakin menjadi dari pertandingan ke pertandingan. Mereka tidak hanya mengandalkan kecemerlangan individu, tetapi juga kolektivitas yang membuat pergantian pemain nyaris tak memengaruhi kualitas permainan.
Paraguay jelas menghadapi pekerjaan rumah yang tidak ringan. Sebab, menghentikan satu bintang Prancis saja sudah sulit, apalagi ketika hampir seluruh lini depan mereka dipenuhi pemain kelas dunia yang sedang berada di puncak karier. (eza/mt)
Page: 1 2
Persebaya Surabaya resmi menyatakan kesiapannya untuk mengikuti ajang Piala Presiden 2026. Keikutsertaan tim berjuluk Bajul…
RSPAL Dr. Ramelan Surabaya menjajaki kerja sama strategis dengan PT BRI Branch Office Surabaya Jemursari.…
Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan kejutan di lapangan hijau, tetapi juga di meja restoran.…
Keberadaan puluhan jenis burung, kupu-kupu, kucing bakau, hingga kepiting pemanjat pohon menjadi bukti nyata bahwa…
Pasang surut evaluasi pasca-kegagalan di Piala Dunia langsung mencaplok korban di level tertinggi. Presiden Federasi…
Menjelang berakhirnya rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, proses kepulangan jemaah Debarkasi Surabaya telah mencapai…
This website uses cookies.