IMG-20260627-WA0028
METROTODAY, BOSTON – Timnas Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan jalan yang mulus. Les Bleus menghajar Norwegia 4-1 pada laga terakhir Grup I di Boston Stadium, Jumat (26/6) waktu setempat, Prancis mengamankan status juara grup dengan sembilan poin sempurna.
Meski harus bermain tanpa pelatih kepala Didier Deschamps yang pulang ke Prancis untuk menghadiri pemakaman sang ibu, skuad Ayam Jantan (julukan Prancis) tetap tampil beringas di bawah komando asisten pelatih Guy Stephan.
Sejak menit pertama, Prancis langsung menguasai permainan dengan tempo tinggi. Ousmane Dembele membuka keunggulan sebelum menggandakan skor hanya beberapa menit berselang melalui dua penyelesaian klinis hasil kerja sama ciamik bersama kapten Kylian Mbappe.
Norwegia sempat merespons lewat gol Thelo Aasgaard, namun Dembele kembali mencetak gol ketiganya sebelum turun minum untuk menorehkan hat-trick hanya dalam rentang 25 menit.
Di pengujung pertandingan, Desire Doue turut mencatatkan namanya dalam pesta gol Prancis lewat sundulan memanfaatkan umpan silang, memastikan kemenangan telak 4-1.
Menariknya dalam pertandingan ini, Norwegia memutuskan menurunkan tim kedua.
Pelatih Stale Solbakken sengaja mengistirahatkan sejumlah pemain bintang seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, dan beberapa pilar lain karena timnya telah memastikan tiket ke babak 32 besar. Haaland bahkan hanya duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
Strategi itu membuat kekuatan Norwegia jauh berkurang dan mereka kesulitan mengimbangi agresi Prancis sejak awal laga.
Usai pertandingan, Guy Stephan mengatakan kemenangan tersebut dipersembahkan khusus untuk Didier Deschamps.
Menurutnya, seluruh pemain memiliki motivasi untuk memberikan hasil terbaik bagi sang pelatih yang sedang berduka.
“Kami ingin memberikan sesuatu yang spesial untuk menghibur Didier. Para pemain menunjukkan karakter, profesionalisme, dan rasa kebersamaan yang luar biasa,” ujar Stephan pascapertandingan ke awak media.
Ia juga mengingatkan bahwa Prancis masih harus memperbaiki lini pertahanan sebelum memasuki fase gugur.
Di kubu Norwegia, Stale Solbakken tak menyesali keputusan merotasi skuadnya. Menurutnya, Piala Dunia adalah turnamen panjang sehingga menjaga kondisi fisik pemain inti jauh lebih penting dibanding memaksakan mereka tampil di laga yang tidak lagi menentukan kelolosan.
Ia mengaku menerima risiko kekalahan demi memiliki skuad yang lebih segar ketika bersua menghadapi Pantai Gading pada babak 32 besar.
Bintang utama laga ini tentu saja Ousmane Dembele. Tiga gol yang dicetak pemenang Ballon D’or 2025 itu menjadi hattrick tercepat kedua sepanjang sejarah Piala Dunia, hanya kalah dari Erich Probst pada edisi 1954.
Dembele juga menjadi pemain Prancis ketiga yang sukses mencetak hattrick di Piala Dunia setelah Just Fontaine dan Kylian Mbappe.
Dengan tambahan trigol itu, winger Paris Saint-Germain tersebut kini meramaikan persaingan perebutan sepatu emas turnamen.
Selanjutnya Prancis dijadwalkan menghadapi Swedia di babak 32 besar. Sementara Norwegia tetap lolos sebagai runner-up grup dan akan berjumpa Pantai Gading. (eza/mt)
Fase grup Piala Dunia 2026 resmi berakhir. Enam pertandingan terakhir yang mempertemukan tim-tim di Grup…
Argentina menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania, Minggu (28/6),…
Laga Austria kontra Aljazair pada pertandingan Grup J Piala Dunia 2026 semula diprediksi menjadi salah…
Portugal gagal mengkudeta puncak klasemen Grup K setelah hanya bermain imbang tanpa gol melawan Kolombia…
Sebuah tinta emas baru saja diukir oleh Timnas Repbulik Demokratik Kongo di panggung Piala Dunia…
Drama tingkat tinggi tersaja dalam laga pamungkas Grup L Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Kroasia…
This website uses cookies.