Categories: Fair Play

Arab Saudi Kena Prank Negara Seupil, Elang Hijau Dibikin Numpang Lewat Lagi di Piala Dunia 2026

METROTODAY, HOUSTON – Kisah dongeng Tanjung Verde di Piala Dunia 2026 belum berakhir. Tim berjuluk Hiu Biru itu sukses mengamankan tiket ke fase gugur setelah menahan imbang Arab Saudi 0-0 pada laga terakhir Grup H di Houston Stadium, Sabtu (27/6) WIB.

Hasil tersebut cukup mengantar negara kepulauan kecil di lepas pantai Afrika Barat itu melangkah ke babak 32 besar sebagai salah satu tim terbaik, sekaligus membuntu perjalanan Arab Saudi yang kembali kandas di fase grup.

Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan sering terhenti di depan kotak penalti, alias hanya sedikit peluang berbahaya. Arab Saudi sempat mengancam melalui kapten Salem Al-Dawsari, namun penyelesaian akhir mampu diblok lini belakang Tanjung Verde.

Memasuki babak kedua, menurut laporan Outlook India, giliran Hiu Biru mengambil alih setir. Kevin Pina nyaris memecah kebuntuan lewat sepakan jarak jauh, hampir mirip seperti yang ia lakukan kala melawan Uruguay.

Kedua kesebelasan sama-sama minim peluang, skor tanpa gol bertahan hingga laga usai.

Hasil imbang itu menjadi akhir yang manis bagi Tanjung Verde. Status sebagai debutan di Piala Dunia tak menghentikan mereka untuk lolos ke fase gugur pada penampilan perdananya.

Negara yang hanya berpenduduk sekitar setengah juta jiwa tersebut sebelumnya juga mampu menahan imbang Spanyol dan Uruguay, yang berujung gagalnya Uruguay untuk lolos dari fase grup.

Organisasi permainan yang disiplin dan “modal nekat” yang luar biasa menjadi bensin dalam diri mereka menghadapi lawan-lawan yang jauh lebih berpengalaman.

Reuters menyebut perjalanan mereka sebagai salah satu kisah paling inspiratif di Piala Dunia 2026. Pelatih Bubista membuktikan bahwa “apa apun mungkin terjadi” dalam sepak bola.

Pencapaian Tanjung Verde juga menjadikan mereka sebagai salah satu dari sedikit negara debutan yang langsung mampu menembus fase gugur.

Bahkan, media internasional menganggap pencapaian Hiu Biru lolos tanpa sekalipun meraih kemenangan adalah pencapaian langka yang sebelumnya hanya pernah dilakukan segelintir negara dalam sejarah turnamen.

Konsistensi pertahanan, terutama penampilan gemilang kiper Vozinha, menjadi fondasi utama keberhasilan tersebut.

Di sisi Elang Hijau, hasil ini memperpanjang kutukan Arab Saudi di ajang Piala Dunia.

Dari enam edisi Piala Dunia yang mereka ikuti sejak 1994, Arab Saudi tidak pernah berhasil melenggang dari fase grup. Satu-satunya pencapaian terbaik Arab Saudi yakni pada edisi 1994 di Amerika Serikat ketika mencapai babak 16 besar.

Kemudian edisi 1998, 2002, 2006, 2018, 2022, hingga kini 2026, langkah mereka selalu terhenti di fase grup.

Kegagalan tahun ini terasa semakin menyakitkan karena mereka masih memiliki peluang lolos hingga pertandingan terakhir Grup H namun dicegah oleh negara seupil di sisi perairan Afrika Barat itu.

Lolosnya Tanjung Verde menjadi bukti bahwa status debutan bukanlah penghalang untuk bersaing di panggung terbesar sepak bola dunia.

Menarik ditunggu, karena di 32 besar, Tanjung Verde dan kiper terampilnya Vozinha akan menghadapi Lionel Messi Cs. Tetapi apa pun hasilnya, mereka telah memastikan namanya tercatat sebagai salah satu kejutan debutan dalam sejarah Piala Dunia. (eza/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tanpa Melihat Tetap Presisi, Mahasiswa di Surabaya Ciptakan Timbangan untuk Barista Tunanetra

Tim Rasena dari Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (Unair) merancang AURIS (Auditory…

2 hours ago

Teken Kontrak Kinerja dan Surat Siap Mundur, Pejabat Surabaya Komitmen Capai Target

Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) terus diperketat untuk mengawal kinerja perangkat daerah sekaligus mencegah risiko…

3 hours ago

BRI Region 12 Surabaya Salurkan Paket Sembako ke Panti Asuhan dan Gereja, Kepedulian Sambut HUT RI

BRI menyalurkan bantuan paket sembako kepada sembilan panti asuhan, lembaga kesejahteraan sosial anak, dan gereja…

4 hours ago

Perda 4/2026 Berlaku, Penghuni Kos di Surabaya Kini Bisa Pakai Alamat Tempat Tinggal di KK dan KTP

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menyiapkan sistem informasi khusus untuk mendata dan…

9 hours ago

Bertemu Bupati Subandi, HMI Sidoarjo Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn…

18 hours ago

Pimpin DPAC PKB Sedati, Rafi Wibisono Bawa Misi “Naik Kelas”

Regenerasi kepemimpinan mulai menjadi warna baru di tubuh PKB Sidoarjo. M. Rafi Wibisono dipercaya menjadi…

1 day ago

This website uses cookies.