Categories: Fair Play

Duka di Tengah Misi Juara, Didier Deschamps Tinggalkan Kamp Prancis Jelang Duel Kontra Norwegia

METROTODAY, BOSTON – Timnas Prancis harus menghadapi laga terakhir Grup I Piala Dunia 2026 melawan Norwegia tanpa kehadiran pelatih kepala mereka, Didier Deschamps.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi bahwa Deschamps kembali ke Prancis setelah menerima kabar duka atas meninggalnya sang ibu. Akibat situasi tersebut, Euronews melaporkan pelatih berusia 57 tahun itu tidak akam mendampingi Les Bleus dari tepi lapangan.

Dalam pernyataan resminya, FFF menyebut Deschamps langsung meninggalkan pemusatan latihan di Universitas Bentley. Tugas memimpin latihan dan pertandingan sementara diserahkan kepada asisten pelatih senior, Guy Stephan.

Presiden FFF, Philippe Diallo, juga telah memberikan dukungan penuh kepada Deschamps untuk mendampingi keluarganya di masa berkabung.

Sejumlah media Eropa mengidentifikasi sosok ibunda Deschamps sebagai Ginette Deschamps. Namun hingga saat ini keluarga maupun FFF belum mengungkapkan secara resmi usia almarhumah maupun penyebab meninggalnya.

Informasi yang beredar hanya menyebut bahwa Deschamps segera pulang ke tanah air untuk menghadiri prosesi pemakaman bersama keluarganya.

Kabar duka tersebut datang di saat Prancis sedang berada dalam performa luar biasa di Piala Dunia 2026.

Les Bleus sudah memastikan tiket ke fase gugur setelah meraih kemenangan 3-1 atas Senegal dan 3-0 atas Irak.

Reuters mengabarkan, pertandingan melawan Norwegia kini akan menentukan siapa yang keluar sebagai juara Grup I, meski kedua tim sama-sama berada dalam posisi kuat untuk melaju ke babak berikutnya.

Absennya Deschamps tentu menjadi pukulan emosional bagi skuad Prancis. Meski demikian, sejumlah pengamat menilai pengalaman panjang Guy Stephan sebagai tangan kanan Deschamps membuat transisi sementara ini tidak akan terlalu mengganggu stabilitas tim.

Stephan telah menjadi bagian penting dari staf kepelatihan Prancis selama 14 tahun dan memahami detail taktik yang diterapkan sang pelatih kepala.

Ini bukan pertama kalinya Deschamps harus meninggalkan tim nasional karena tragedi keluarga, Pada 2022 lalu, ia juga sempat absen dalam satu pertandingan Prancis setelah ayahnya meninggal dunia.

Kini, di tengah upaya membawa Prancis kembali meraih gelar dunia, Deschamps kembali dihadapkan ujian berat. FFF menyatakan sang arsitek diperkirakan kembali bergabung dengan tim pada akhir pekan dan akan memimpin Prancis lagi di babak gugur. (ezaar/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Keliling Kota Piala Dunia 2026 #6: Los Angeles, Menjajal Taco Jalanan hingga Bermain di Tengah Gemerlap Hollywood

Ketika Piala Dunia 2026 berlangsung di Amerika Serikat, Los Angeles dipastikan menjadi salah satu kota…

1 hour ago

Tunisia Kena Rujak Total Football, De Oranje Mode Penjajah Kolonial

Belanda memastikan diri melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai Juara Grup F…

2 hours ago

Samurai Biru Nyaris Raup Tiga Poin di Laga Terakhir, Elanga Datang Minta Bagi Angka

Jepang harus puas berbagi angka1-1 dengan Swedia pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026…

3 hours ago

Bukan Gervinho, Bukan Drogba! Curacao Dibuat Pepe Mati Gaya

Timnas Pantai Gading akhirnya memecahkan kutukan panjang mereka di panggung Piala Dunia. Les Elephants (julukan…

3 hours ago

Perluas Perlindungan Pekerja, DPRD Surabaya Godok Raperda Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Optimalisasi…

6 hours ago

Ekuador Patut Bersyukur di Kala Jerman Tersungkur, Die Mannschaft Kehilangan Aura Tak Terkalahkan!

Timnas Jerman akhirnya merasakan pahitnya kekalahan di fase grup Piala Dunia 2026. Setelah sudah memastikan…

6 hours ago

This website uses cookies.