Categories: Fair Play

Aljazair Remontada Yordania Pakai Jalur Udara, Buat Raja Abdullah II Sakit Kepala!

METROTODAY, SANTA CLARA – Drama tingkat tinggi tersaji di Levi’s Stadium saat Aljazair sukses memperpanjang napas mereka di Piala Dunia 2026 melalui aksi remontada 2-1 atas Yordania.

Laga mati-matian di Grup J ini tak sekadar memperebutkan tiga poin krusial, melainkan menjadi panggung penentu nasib tragis bagi sang debutan, Yordania, yang dipaksa angkat koper lebih awal setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Aljazair yang sempat terpuruk akibat digilas Argentina di laga pembuka, kini kembali menyalakan asa berkat daya juang spartan di paruh kedua.

Memulai laga dengan menyandang status underdog membuat Yordania berhasil mencuri momentum unggul telebih dahulu. Terkurung oleh dominasi penguasaan bola Aljazair tidak membuat nyali skuad Al-Nashami (julukan Aljazair) menciut.

Justru lewat skema serangan balik cepat pada menit ke-36, jala gawang Aljazair bergoyang. Bermula dari sepakan tak sempurna Mousa Al-Tamari, bola liar justru mendarat manis di kaki Nizar Al-Rashdan yang tanpa ampun melepaskan tembakan menggunakan sisi luar kaki kanannya, menaklukkan Luca Zidane dan membawa Yordania memimpin di babak pertama.

Memasuki interval kedua, arsitek Aljazair, Vladimir Petkovic, melakukan perjudian jitu dengan memasukkan Nadhir Benbouali dan Nabil Bentaleb guna mendongkrak intensitas serangan.

Keputusan ini berbuah manis pada menit ke-69 ketika Benbouali melompat paling tinggi di dalam kotak penalti untuk menanduk umpan sepak pojok akurat dari Riyad Mahrez, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Momentum sepenuhnya berbalik dikendalikan kubu Afrika Utara, hingga akhirnya remontada pada menit ke-82, Amine Gouiri mencetak gol kemenangan dengan menyambar bola muntah hasil kemelut situasi bola mati, sekaligus mengunci keunggulan 2-1 bagi Aljazair.

Di balik ketatnya jalannhya laga, terselip fakta sejarah luar biasa yang berhasil diukur tim berjuluk Prajurit Gurun (julukan Aljazair). Kemenangan ini merupakan tiga poin perdana Aljazair di ajang Piala Dunia sejak kejayaan mereka di edisi 2014 silam.

Lebih istimewa lagi, statistik mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia di mana Aljazair mampu comeback dan menang setelah kebobolan gol terlebih dahulu.

Dilansir dari Goal, kekalahan menyakitkan ini disaksikan langsung oleh para petinggi monarki, termasuk Raja Abdullah II dan Putra Mahkota Pangeran Al-Hussein bin Abdullah II dari tribun penonton.

Pascapertandingan, Pangeran Al-Hussein menunjukkan kebesaran hatinya dengan mengunjungi ruang ganti Yordania demi membesarkan hati para pemain.

Di sisi lain, pundit Goal menilai taktik bola mati Aljazair di babak kedua sangat mematikan, sementara pelatih Vladimir Petkovic memuji mentalitas anak asuhnya.

“Kami tahu ini laga hidup mati, dan karakter asli tim keluar saat tertekan,” ujar Petkovic kepada awak media pascapertandingan.

Kini, Aljazair bersiap menghadapi partai penentu penuh dendam sejarah kotra Austria, sedangkan Yordania harus melakoni laga formalitas melawan sang juara bertahan, Argentina. (ezaar/mt)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

6 hours ago

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…

7 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

18 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

18 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

18 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

18 hours ago

This website uses cookies.